Volltexte
Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Deutsche Welle

Gempa 7,8 M di Filipina Picu Peringatan Tsunami di Indonesia

Filipina dan Indonesia mengeluarkan peringatan tsunami setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 mengguncang pantai Mindanao, Filipina…

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Gempa 7,8 M di Filipina Picu Peringatan Tsunami di Indonesia
Deutsche Welle
Gempa 7,8 M di Filipina Picu Peringatan Tsunami di Indonesia 

Peringatan tsunami dikeluarkan setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 mengguncang perairan lepas pantai Mindanao, Filipina, pada Senin (08/06) pagi sekitar pukul 07.37 waktu setempat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi atau menjauhi area pantai,” ujar Teresito Bacolcol, Direktur Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs).

Phivolcs memperingatkan bahwa gelombang tsunami setinggi lebih dari satu meter kemungkinan dapat terjadi dalam beberapa jam ke depan, seraya mengingatkan ada potensi gempa susulan yang dapat dirasakan di wilayah terdampak.

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menyatakan bahwa otoritas setempat akan bergerak cepat untuk merespons penanganan bencana.

“Pemerintah FIlipina sedang bergerak dan kami tidak akan meninggalkan Mindanao,” kata Marcos dalam keterangannya.

Filipina berada di kawasan “Cincin Api Pasifik” atau Ring of Fire, yaitu jalur patahan seismik aktif yang membuat negara tersebut sangat rentan terhadap letusan gunung berapi, gempa bumi, dan tsunami.

Jumlah korban tewas masih diverifikasi

Otoritas penanggulangan bencana Filipina sedang menindak lanjuti laporan lima orang meninggal dunia dan beberapa lainnya yang mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan di General Santos City.

Rekomendasi Untuk Anda

Agripino Dacera, kepala penanggulangan bencana FIlipina, mengatakan jumlah korban tewas hingga saat ini masih dalam proses verifikasi sementara pihak berwenang juga sedang menilai tingkat kerusakan yang terjadi.

"Kami masih fokus pada proses penyelamatan, belum dapat merinci berapa banyak bangunan yang terdampak akibat gempa," kata Master Sergeant Robert Dagon dari Kepolisian General Santos City kepada kantor berita AFP.

Gempa picu tsunami di Indonesia, warga diimbau jauhi pantai

Gempa yang terjadi di perairan Mindanao, Filipina tersebut juga memicu peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah Indonesia. Warga diimbau menjauhi area pantai dan tetap waspada.

BNPB mengatakan meskipun anomali ketinggian muka air laut yang terdeteksi sejauh ini masih dalam kategori minor, warga di wilayah pesisir dengan status "Siaga" dan "Waspada", mulai dari pesisir Sulawesi Utara, Maluku Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, hingga Kalimantan Timur, tetap meningkatkan kewaspadaan penuh.

"Mengingat frekuensi gempa susulan bermagnitudo besar masih terus terjadi dalam rentang waktu yang berdekatan, warga diminta untuk tetap berada di titik lokasi yang aman, menjauhi area pantai serta struktur bangunan yang retak," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangannya, Senin (8/6/2026).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah melaporkan melalui akun X resminya bahwa gelombang tsunami telah terjadi di 3 wilayah, yaitu Kedi Maluku Utara, Ulu Sia dan Melonguane. Untuk di Kedi, ketinggian tsunami mencapai 0,09 meter, Ulu Sia 0,18 meter dan Melonguane 0,19 meter.

Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris

Diadaptasi oleh Athif Aiman

Editor: Prihardani Purba

Sumber: Deutsche Welle
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas