Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Fergo Dipan Akui Menusuk Geraldy Albert yang juga WNI di Kota Ibaraki Jepang

Geraldy dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dibawa ke rumah sakit terdekat dan diketahui alami luka tusuk di dada dan perut

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Fergo Dipan Akui Menusuk Geraldy Albert yang juga WNI di Kota Ibaraki Jepang
Richard Susilo
TKP PEMBUNUHAN - Apartemen Nagaoka di kota Ibaraki tempat lokasi kejadian keributan dan pembunuhan, Sabtu (19/10/2025). Polisi Jepang menetapkan warga negara Indonesia, Fergo Dipan (24), sebagai tersangka pembunuhan terhadap rekan sesama WNI, Geraldy Albert Budiman (27), di sebuah apartemen di Kota Ibaraki, Jepang 

Laporan koresponden Tribunnews.com di Jepang, Richard Susilo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Polisi Jepang menetapkan warga negara Indonesia, Fergo Dipan (24), sebagai tersangka pembunuhan terhadap rekan sesama WNI, Geraldy Albert Budiman (27), di sebuah apartemen di Kota Ibaraki, Jepang, Minggu (19/10/2025) pagi.

“Benar, saya yang melakukan penusukan itu,” ujar Fergo kepada penyidik kepolisian Jepang.

Menurut laporan kepolisian, insiden terjadi sekitar pukul 04.30 waktu setempat di kompleks apartemen Nagaoka, Kota Ibaraki.

Polisi menerima panggilan darurat 119 yang melaporkan adanya keributan dan seorang pria tertusuk.

Setiba di lokasi, petugas menemukan dua orang pria WNI dalam kondisi luka berat.

Baca juga: Polisi Selidiki Kasus Penusukan Driver Ojol di Kebayoran Baru

Salah satunya, Geraldy Albert Budiman, mengalami luka tusuk di dada dan perut.

Rekomendasi Untuk Anda

Geraldy dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dibawa ke rumah sakit terdekat.

Satu korban lainnya, pria berusia 20-an tahun, juga menderita luka serius di bagian perut kiri dan saat ini masih menjalani perawatan intensif.

“Tidak ada keraguan bahwa saya menikam tubuh bagian atas korban dengan pisau dapur,” kata Fergo kepada penyidik, seperti dikutip media setempat.

Motif Masih Diselidiki

Polisi menduga ketiganya—Fergo, Geraldy, dan satu korban lainnya—saling mengenal dan tinggal di apartemen yang sama.

Dugaan sementara, peristiwa berdarah itu dipicu oleh perselisihan internal di antara mereka.

“Polisi berencana untuk menahannya secara resmi setelah dakwaan dikonfirmasi,” ungkap sumber Tribunnews.com di kepolisian Jepang.

Hingga Minggu malam, aparat kepolisian Prefektur Ibaraki masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi.

Peristiwa tragis ini terjadi di kawasan pemukiman sekitar 7 kilometer barat daya Stasiun Mito, dekat Rute Nasional No.6, dengan lingkungan sekitar berupa restoran dan pompa bensin.

Diskusi WNI di Jepang dilakukan kelompok Pencinta Jepang. Gabung gratis kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email tkyjepang@gmail.com

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas