Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bahan Peledak Sitaan Meledak di Kantor Polisi Kashmir, 9 Tewas dan 30 Terluka

Ledakan dahsyat bahan peledak sitaan di kantor polisi Nowgam, Kashmir, menewaskan 9 orang dan melukai sekitar 30 lainnya.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Bahan Peledak Sitaan Meledak di Kantor Polisi Kashmir, 9 Tewas dan 30 Terluka
Tangkap layar X/@AdityaRajKauL
BAHAN PELEDAK MELEDAK - Tangkap layar X/@AdityaRajKaul, Sabtu (15/11/2025). Pejabat Kepolisian Jammu & Kashmir mengatakan ledakan dahsyat di Kantor Polisi Nowgam terjadi sekitar pukul 23.20 saat tim forensik dan aparat memeriksa tumpukan amonium nitrat yang disita. Ledakan itu menimbulkan korban jiwa, namun dipastikan bukan serangan teror, melainkan insiden yang “sangat disayangkan.” 

Ringkasan Berita:
  • Sedikitnya sembilan orang tewas dan 30 luka akibat ledakan bahan peledak sitaan di kantor polisi Nowgam, Srinagar, saat polisi dan tim forensik memeriksanya.
  • Sebagian besar korban adalah petugas, sementara ledakan besar itu juga memicu kebakaran yang membakar gedung dan kendaraan.
  • Insiden terjadi setelah ledakan mematikan di New Delhi.

TRIBUNNEWS.COM - Bahan peledak sitaan meledak di kantor polisi Nowgam, Srinagar, wilayah Kashmir yang dikuasai India, pada Jumat (14/11/2025) malam. 

Sedikitnya sembilan orang tewas dan sekitar 30 lainnya terluka dalam insiden tersebut.

Reuters melaporkan insiden terjadi ketika polisi dan tim forensik sedang memeriksa tumpukan bahan peledak yang disita.

Seorang sumber anonim mengatakan beberapa jenazah sulit diidentifikasi karena “telah terbakar habis”.

Sumber itu juga menyebut intensitas ledakan sangat besar hingga potongan tubuh ditemukan hingga 200 meter dari lokasi.

Korban Polisi hingga Pejabat

NDTV mengutip pejabat setempat yang menyebut sebagian besar korban merupakan polisi dan petugas forensik, termasuk dua pejabat pemerintah Srinagar.

Rekomendasi Untuk Anda

Lima korban luka dilaporkan dalam kondisi kritis sehingga jumlah kematian berpotensi bertambah.

Ledakan besar itu juga memicu kebakaran yang melahap gedung dan kendaraan di dalam kompleks.

Petugas pemadam dan ambulans segera dikerahkan untuk menangani korban dan memadamkan api.

Insiden Ledakan Mobil

Insiden terjadi hanya beberapa hari setelah ledakan mobil mematikan di New Delhi yang menewaskan sedikitnya delapan orang, yang oleh pemerintah disebut sebagai serangan teroris.

Polisi telah menangkap beberapa tersangka terkait kelompok Jaish-e-Muhammad (JeM) dan Ansar Ghazwat-ul-Hind dalam penyelidikan terpisah.

Baca juga: Terduga Pelaku Bawa 7 Bahan Peledak di SMAN 72 Jakarta: 3 Tidak Meledak

Al Jazeera menambahkan bahwa kantor polisi Nowgam sebelumnya memimpin penyelidikan terkait poster ancaman dari JeM.

Polisi juga menemukan hampir 3.000 kg amonium nitrat dan menuding adanya “ekosistem teror kerah putih” yang melibatkan profesional serta mahasiswa yang berhubungan dengan agen asing.

Menurut Press Trust of India, ledakan dipicu sifat bahan kimia yang tidak stabil saat sampel sedang diambil oleh otoritas.

Hingga kini, kepolisian Kashmir belum mengeluarkan pernyataan resmi.

Kepala polisi Jammu dan Kashmir dijadwalkan memberikan keterangan pers dalam waktu dekat.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas