Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Drone Ukraina Hantam Dua Anjungan Minyak Rusia di Laut Kaspia Milik Lukoil

Drone Ukraina menyerang dua anjungan minyak Rusia di Laut Kaspia, merusak fasilitas vital dan menghentikan produksi Lukoil.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Drone Ukraina Hantam Dua Anjungan Minyak Rusia di Laut Kaspia Milik Lukoil
Laman Resmi Lukoil
LUKOIL RUSIA. Foto dari laman resmi Lukoil, Selasa (28/10/2025). Terbaru, drone Ukraina menyerang dua anjungan minyak Rusia di Laut Kaspia, merusak fasilitas vital dan menghentikan produksi Lukoil. 
Ringkasan Berita:
  • Ukraina melancarkan serangan drone jarak jauh terhadap dua anjungan minyak Rusia, Filanovsky dan Korchagin, di Laut Kaspia yang dioperasikan Lukoil.
  • Menurut pejabat SBU, serangan pada Jumat (12/12/2025) merusak peralatan vital dan menghentikan sementara produksi minyak dan gas dari lebih 20 sumur.
  • Serangan ini disebut bagian dari strategi melemahkan pendapatan energi Rusia.

 

TRIBUNNEWS.COM - Ukraina melancarkan serangan drone terhadap dua anjungan minyak Rusia di Laut Kaspia.

Serangan tersebut menyasar anjungan Filanovsky dan Korchagin yang dioperasikan oleh raksasa energi Rusia, Lukoil.

Lukoil adalah perusahaan minyak dan gas terbesar milik swasta di Rusia.

Lukoil didirikan pada 1991, tak lama setelah runtuhnya Uni Soviet, dan berkantor pusat di Moskow.

Perusahaan ini bergerak di seluruh rantai energi, mulai dari eksplorasi dan produksi minyak dan gas, pengolahan, hingga distribusi dan pemasaran.

Seorang pejabat senior Dinas Keamanan Ukraina, SBU, mengatakan serangan dilakukan pada Jumat menggunakan drone jarak jauh.

Rekomendasi Untuk Anda

Reuters melaporkan, drone tersebut merusak peralatan penting di kedua anjungan dan memaksa penghentian sementara produksi minyak.

Anjungan Filanovsky, yang merupakan bagian dari ladang minyak terbesar Rusia di Laut Kaspia, dilaporkan telah diserang untuk kedua kalinya dalam sepekan.

Sumber SBU menyebut serangan terbaru menghantam lebih dari 20 sumur produksi, menghentikan aliran minyak dan gas dari fasilitas tersebut.

Reuters mencatat, Laut Kaspia berjarak lebih dari 700 kilometer dari perbatasan terdekat Ukraina, sehingga serangan ini menandai peningkatan signifikan kemampuan drone jarak jauh Kyiv.

Kyiv Independent melaporkan, operasi dilakukan oleh unit khusus Alpha SBU sebagai bagian dari kampanye sistematis untuk melemahkan pendapatan Rusia dari sektor energi.

Baca juga: Rusia Isyaratkan Tak Suka Proposal Perdamaian Ukraina yang Baru, tapi Kyiv Setujui Poin-poin Penting

“SBU terus bekerja untuk mengurangi kemampuan Rusia membiayai agresinya,” kata sumber tersebut kepada Kyiv Independent dengan syarat anonim.

The Guardian melaporkan, serangan ini merupakan bagian dari strategi Ukraina memperluas target ke infrastruktur energi Rusia di luar wilayah Eropa Rusia.

Sepanjang 2025, Ukraina meningkatkan serangan terhadap kilang minyak, fasilitas gas, dan kapal tanker yang mengangkut minyak Rusia.

Lukoil belum memberikan komentar resmi atas laporan serangan tersebut, sementara Reuters menyebut pihaknya belum dapat memverifikasi klaim Ukraina secara independen.

Serangan drone di Laut Kaspia ini menambah tekanan terhadap sektor energi Rusia, yang menjadi sumber utama pembiayaan perang Moskow di Ukraina.

Mengenal Laut Kaspia

Laut Kaspia adalah perairan tertutup terbesar di dunia, sering disebut laut tetapi secara geografis merupakan danau raksasa.

Perairan ini berbatasan dengan Rusia, Kazakhstan, Turkmenistan, Iran, dan Azerbaijan.

Laut Kaspia memiliki cadangan minyak dan gas alam sangat besar, menjadikannya kawasan strategis bagi energi global.

Sejumlah anjungan minyak lepas pantai beroperasi di wilayah ini, terutama di sektor Rusia dan Azerbaijan.

Selain nilai ekonomi, Laut Kaspia juga penting secara geopolitik karena menjadi jalur distribusi energi dan sumber pendapatan utama negara-negara sekitarnya.

Tentang Anjungan Vladimir Filanovsky

Anjungan Vladimir Filanovsky merupakan bagian dari ladang minyak Filanovsky di sektor Rusia Laut Kaspia.

Ladang ini dioperasikan oleh Lukoil dan termasuk salah satu ladang minyak terbesar yang pernah dieksplorasi Rusia di kawasan tersebut.

Filanovsky memiliki cadangan sekitar 129 juta ton minyak dan 30 miliar meter kubik gas alam, menurut laporan Kyiv Independent.

Produksi dilakukan dari anjungan tahan es yang dirancang untuk kondisi ekstrem Laut Kaspia.

Baca juga: Trump Pening, Akui Stres Gegara Upaya Damai Rusia–Ukraina Buntu Total

Fasilitas ini menjadi aset strategis karena berkontribusi signifikan terhadap pasokan energi dan pendapatan negara Rusia.

Tentang Anjungan Yuri Korchagin

Anjungan Yuri Korchagin terletak tidak jauh dari Filanovsky dan masih berada di wilayah Laut Kaspia Rusia.

Anjungan ini juga dioperasikan oleh Lukoil sebagai bagian dari klaster produksi energi lepas pantai.

Korchagin berfungsi sebagai fasilitas produksi minyak dan gas yang terhubung dengan jaringan distribusi energi regional.

Meski lebih kecil dibanding Filanovsky, anjungan ini memiliki peran penting dalam menjaga kontinuitas produksi energi Rusia di Laut Kaspia.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas