PM Jepang Ucapkan Selamat ke Presiden AS atas 250 Tahun Berdirinya Amerika
Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi melakukan pembicaraan per telepon dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump selama 25 menit
Editor:
Erik S
Tribunnews.com/Istimewa/HO
Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi melakukan pembicaraan per telepon dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump selama 25 menit pada Kamis (2/1/2026) malam.
Ringkasan Berita:
- Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi melakukan pembicaraan telepon selama 25 menit dengan Presiden AS Donald Trump pada 2 Januari 2026.
- Takaichi menyampaikan ucapan selamat atas 250 tahun berdirinya Amerika Serikat dan kedua pemimpin menegaskan penguatan aliansi Jepang-AS, termasuk di bidang ekonomi, keamanan, dan Indo-Pasifik.
- Trump mengundang Takaichi berkunjung ke AS pada musim semi, dan keduanya sepakat terus berkomunikasi erat
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi melakukan pembicaraan per telepon dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump selama 25 menit pada Kamis (2/1/2026) malam.
"Pada tanggal 2 Januari, mulai pukul 21.30 selama kurang lebih 25 menit, Ibu Takaichi Sanae, Perdana Menteri Jepang, mengadakan pembicaraan telepon KTT Jepang-AS dengan Yang Terhormat Donald J. Trump, Presiden Amerika Serikat," ungkap sumber Tribunnews.com, Sabtu (3/1/2026).
Baca juga: Kaisar Jepang Serukan Pentingnya Perdamaian dan Dialog Dunia di Tahun Baru 2026
Menurut sumber tersebut, kedua pemimpin negera membicarakan enam hal yakni:
- Perdana Menteri Takaichi menyampaikan ucapan selamat atas peringatan 250 tahun berdirinya Amerika Serikat tahun ini. Perdana Menteri Takaichi juga menegaskan kembali rasa hormatnya terhadap upaya diplomatik Presiden Trump untuk mencapai perdamaian di seluruh dunia, termasuk di Ukraina dan Timur Tengah.
- Kedua pemimpin menegaskan bahwa mereka akan menjadikan peringatan penting ini sebagai tahun di mana mereka mengukir babak baru dalam sejarah Aliansi Jepang-AS, dan bahwa mereka akan semakin memperdalam hubungan persahabatan antara Jepang dan Amerika Serikat, serta kerja sama Jepang-AS yang luas, termasuk di bidang ekonomi dan keamanan.
- Kedua pemimpin juga menegaskan komitmen mereka terus mendorong kerja sama di antara mitra-mitra yang sepaham, termasuk Jepang-AS-Republik Korea (ROK) dan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka (FOIP).
- Selanjutnya, kedua pemimpin bertukar pandangan terutama mengenai kawasan Indo-Pasifik dan menegaskan kerja sama erat antara Jepang dan Amerika Serikat dalam situasi internasional saat ini.
- Presiden Trump menyampaikan undangan kepada Perdana Menteri Takaichi agar mengunjungi Amerika Serikat, dan kedua pemimpin tersebut menyetujuinya berkoordinasi secara detail guna mewujudkan kunjungan ke Amerika Serikat pada musim semi ini.
- Kedua pemimpin negara menegaskan bahwa mereka akan terus berkomunikasi secara erat.
Berita Populer
Berita Terkini
Baca tanpa iklan