Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sekjen NATO Disebut Penjilat Trump dan Bertindak Sebagai Agen Amerika

Dia mengatakan Rutte harus berhenti menjadi "agen Amerika" dan menyatukan NATO dalam menghadapi "retorika bermusuhan" dan "intimidasi" dari AS.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Sekjen NATO Disebut Penjilat Trump dan Bertindak Sebagai Agen Amerika
YouTube DRM News
ANCAMAN TARIF - Presiden AS Donald Trump (kanan) bertemu dengan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte (kiri) di sela-sela pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, Rabu (21/1/2026). 

Sekjen NATO Disebut Penjilat Trump dan Bertindak Sebagai Agen Amerika

TRIBUNNEWS.COM - Charles Michel, Seorang mantan presiden Dewan Eropa mengkritik Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte atas apa yang disebutnya sebagai "pendekatan yang menjilat" terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump

Charles Michel mengatakan, dia tidak mengharapkan kepala aliansi tersebut menjadi "agen Amerika."

"Diplomasi sanjungan" Sekretaris Jenderal Rutte terhadap Trump tidak akan berhasil dan dapat menyebabkan "kegagalan total," klaim Charles Michel dalam acara pagi Euronews, Europe Today, dikutip Minggu (1/2/2026).

Baca juga: Olok-olok Donald Trump ke NATO Saat AS Sesumbar Segera Punya Akses Penuh Tanpa Batas di Greenland

Dia mengatakan Rutte harus berhenti menjadi "agen Amerika" dan menyatukan NATO dalam menghadapi "retorika bermusuhan" dan "intimidasi" dari AS.

"Saya tidak mengharapkan Mark Rutte menjadi agen Amerika. Saya mengharapkan Mark untuk bekerja demi persatuan di dalam NATO," kata Michel, yang menjabat sebagai presiden Dewan Eropa dari tahun 2019 hingga 2024.

"Saya ingin memperjelas, Mark Rutte mengecewakan, dan saya kehilangan kepercayaan," tambahnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Rutte menuai kritik setelah menolak gagasan Eropa membela diri sendiri selama pidatonya di Komite Urusan Luar Negeri dan Komite Keamanan dan Pertahanan Parlemen Eropa di Brussels pada hari Senin.

"Jika ada yang berpikir di sini bahwa Uni Eropa, atau Eropa secara keseluruhan, dapat membela diri tanpa AS, teruslah bermimpi. Anda tidak bisa. Kita tidak bisa," katanya.

Baca juga: Apa Dampaknya Bagi Eropa Kalau NATO dan Amerika Serikat Tak Lagi Sejalan? Ini Kata Mark Rutte

Michel mengatakan bahwa Eropa menghadapi "intimidasi" dan "ancaman," menambahkan, "Apa yang terjadi di Greenland tidak dapat diterima, dan saya berharap Mark Rutte menjadi suara yang lantang untuk membela persatuan di antara NATO."

Delapan negara Eropa diancam akan dikenakan tarif oleh Trump terkait Greenland pada awal Januari.

Michel mencatat bahwa Uni Eropa adalah "mitra yang sangat loyal" bagi AS dan "tidak pantas" menerima "perilaku" presiden AS baru-baru ini.

Ketika ditanya tentang tujuan yang dinyatakan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy agar negaranya bergabung dengan Uni Eropa pada tahun 2027 sebagai bagian dari rencana perdamaian, Michel mengatakan: "Itu benar sekali, dan itu mungkin."

Ia juga menyerukan agar Kyiv diintegrasikan ke dalam aliansi tersebut "secepat mungkin."

 

(oln/andl/*)

Sesuai Minatmu
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas