Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengunduran Diri McSweeney Buat Starmer Terguncang, Isu Ketegangan Kantor PM Inggris Menguat

Kepala Staf Kantor Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Morgan McSweeney tiba-tiba mengundurkan diri dari jabatannya dan mengguncang kabinet sang PM.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Ringkasan Berita:

TRIBUNNEWS.COM - Kabinet Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, tengah menghadapi guncangan politik besar menyusul kabar pengunduran diri Morgan McSweeney.

Morgan McSweeney adalah salah satu penasihat paling berpengaruh di lingkaran dalam pemerintahan Partai Buruh.

McSweeney, yang selama ini dikenal sebagai arsitek di balik kemenangan telak Partai Buruh dalam pemilu lalu, dikabarkan akan meninggalkan posisinya sebagai Kepala Staf di Downing Street Nomor 10.

Pengunduran diri ini mengejutkan banyak pihak mengingat peran krusialnya dalam mengarahkan strategi politik pemerintah selama beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan laporan The Guardian, kepergian McSweeney disinyalir berkaitan dengan ketegangan internal yang meningkat di dalam kantor Perdana Menteri.

Meskipun pengumuman resmi menyebutkan alasan pribadi dan kebutuhan untuk "penyegaran organisasi", sumber-sumber internal membocorkan adanya pergeseran kekuatan dan perbedaan visi mengenai arah kebijakan strategis pemerintah menjelang tahun-tahun krusial masa jabatan Starmer.

Rekomendasi Untuk Anda

Kepergiannya dipandang sebagai kehilangan besar bagi PM Starmer.

McSweeney bukan sekadar penasihat; ia adalah sosok yang berhasil mentransformasi citra Partai Buruh dari sayap kiri radikal menjadi partai moderat yang mampu memenangkan hati pemilih Inggris.

Mundurnya McSweeney memicu pertanyaan mengenai stabilitas pemerintahan Starmer.

Analis politik menyebutkan bahwa transisi ini dapat membuka jalan bagi faksi-faksi lain di dalam partai untuk berebut pengaruh.

"Morgan McSweeney adalah jangkar politik bagi Keir Starmer. Tanpa kehadirannya, Starmer harus segera menemukan sosok pengganti yang mampu menjaga keseimbangan antara tuntutan sayap partai dan realitas pemerintahan," tulis laporan tersebut.

Baca juga: Inggris Siaga Perang! Kirim Jet F-35 ke Siprus di Tengah Ancaman Konflik AS VS Iran

Starmer sendiri dilaporkan sedang mempertimbangkan sejumlah nama besar untuk mengisi posisi yang ditinggalkan McSweeney.

Target utamanya adalah memastikan bahwa transisi ini tidak mengganggu jalannya agenda legislatif yang tengah menjadi prioritas pemerintah.

Kepergian ini terjadi di saat yang cukup kritis, di mana Inggris tengah menghadapi tantangan ekonomi domestik yang berat dan dinamika hubungan internasional yang kian kompleks.

Kehilangan "otak strategis" seperti McSweeney memaksa Downing Street untuk melakukan restrukturisasi besar-besaran di tengah tekanan publik yang terus meningkat.

Hingga saat ini, pihak Downing Street belum memberikan komentar resmi lebih lanjut mengenai siapa yang akan ditunjuk sebagai pengganti permanen McSweeney.

(Tribunnews.com/Whiesa)

Sesuai Minatmu
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas