Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

10 Negara Paling Banyak Membeli dan Menjual Emas, Indonesia Masuk Daftar? 

Lonjakan Harga Emas 230%, Bank Sentral Dunia Borong 2.000 Ton dalam Lima Tahun Terakhir

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in 10 Negara Paling Banyak Membeli dan Menjual Emas, Indonesia Masuk Daftar? 
International Banker
EMAS BATANGAN - Ilustrasi emas. Lonjakan Harga Emas 230%, Bank Sentral Dunia Borong 2.000 Ton dalam Lima Tahun Terakhir 
Ringkasan Berita:
  • Di tengah gejolak geopolitik dan ketidakpastian global, emas kembali menjadi jangkar cadangan devisa. 

  • China dan negara-negara Eropa Timur memimpin gelombang akumulasi emas terbesar sejak 2020.

  • Berikut negara-negara yang paling banyak membeli dan menjual emas di dunia. 

TRIBUNNEWS.COM – Kenaikan harga emas lebih dari 230 persen sejak 2020 mendorong bank sentral di seluruh dunia melakukan salah satu gelombang pembelian emas terbesar dalam sejarah modern. 

Di tengah ketegangan geopolitik, volatilitas mata uang, serta upaya diversifikasi dari dolar AS, emas tak lagi sekadar instrumen lindung nilai, tetapi menjadi aset strategis dalam struktur cadangan devisa.

Berdasarkan data World Gold Council, sebanyak 15 negara pembeli terbesar secara kolektif menambahkan hampir 2.000 ton emas bersih ke cadangan mereka dalam periode 2020–2025. 

Angka ini mencerminkan pergeseran signifikan dalam strategi sektor resmi global.

China mencatat penambahan cadangan emas terbesar, yakni +357,1 ton. 

Rekomendasi Untuk Anda

Langkah ini dinilai sejalan dengan strategi jangka panjang Beijing untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS dan meminimalkan eksposur terhadap sistem keuangan Barat. 

Emas dipandang sebagai aset yang relatif netral secara politik dan tahan terhadap sanksi.

Polandia, Turki, dan India turut berada di jajaran teratas pembeli emas global. 

Negara-negara Eropa Timur seperti Hungaria, dan Ceko juga memperkuat posisi emas mereka, menandakan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi kawasan.

Selain itu, Brasil, Azerbaijan, Jepang, Thailand, Singapura, Irak, Qatar, Rusia, dan Uni Emirat Arab juga tercatat meningkatkan cadangan emas secara signifikan.

Namun, tidak semua negara mengambil langkah serupa.

Sejumlah bank sentral justru mengurangi cadangan emasnya dalam lima tahun terakhir.

Lantas berikut 10 Negara yang paling banyak membeli dan menjual emas di dunia:

  1. China: +357,1 ton
  2. Polandia: +314,6 ton
  3. Turki: +251,8 ton
  4. India: +245,3 ton
  5. Brasil: +105,1 ton
  6. Azerbaijan*: +85,6 ton
  7. Jepang: +80,8 ton
  8. Thailand: +80,6 ton
  9. Hungaria: +78,5 ton
  10. Singapura: +77,3 ton

Negara yang Paling Banyak Menjual

  1. Filipina: -65,2 ton
  2. Kazakhstan: -52,4 ton
  3. Sri Lanka: -19,1 ton
  4. Jerman: -16,3 ton
  5. Mongolia: -15,9 ton
  6. Tajikistan: -11,9 ton
  7. Kawasan Euro: -10,8 ton
  8. Kolombia: -9,2 ton
  9. Finlandia: -5,4 ton
  10. Curaçao & St. Maarten: -3,9 ton

(Tribunnews.com /Garudea Prabawati)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas