Dua Anggota Parlemen AS Tolak Resolusi Pembatasan Kekuatan Militer terhadap Iran
Dua anggota DPR AS, Josh Gottheimer dan Mike Lawler, merilis pernyataan yang menentang resolusi kekuatan perang terkait Iran
Editor:
Garudea Prabawati
Ringkasan Berita:
- Dua anggota DPR Amerika Serikat (AS) menentang resolusi yang akan membatasi penggunaan kekuatan militer terhadap Iran.
- Yang tanpa persetujuan Kongres.
- Mereka menilai langkah itu berisiko melemahkan respons AS terhadap ancaman yang terus berkembang.
TRIBUNNEWS.COM - Dua anggota DPR Amerika Serikat (AS), Josh Gottheimer dan Mike Lawler, pada Jumat (20/2/2026), merilis pernyataan yang menentang resolusi kekuatan perang terkait Iran.
Mereka berpendapat bahwa resolusi tersebut dapat merusak kemampuan AS dalam merespons ancaman dari Teheran.
Keduanya secara khusus menyatakan penolakan terhadap Resolusi Kekuatan Perang yang diajukan oleh Thomas Massie dan Ro Khanna.
Resolusi itu bertujuan melarang penggunaan kekuatan militer terhadap Iran tanpa persetujuan Kongres.
“Selama ‘Death to America’ tetap menjadi seruan rezim Iran, Iran akan tetap menjadi ancaman terus-menerus dan serius bagi pria dan wanita berseragam, sekutu kami, dan stabilitas global,” kata Gottheimer dan Lawler dalam pernyataan bersama, mengutip Anadolu Agency, Minggu (22/2/2026).
Menurut mereka, meski pengawasan dan perdebatan di Kongres sangat penting, resolusi tersebut justru akan membatasi fleksibilitas yang diperlukan pemerintah untuk menghadapi ancaman nyata.
Baca juga: Presiden Iran Tegas: Tak Akan Tunduk pada AS meski Diancam Serangan Militer
Di mana potensinya ancaman tersebut akan terus berkembang.
“Resolusi ini akan membatasi fleksibilitas yang diperlukan untuk menanggapi ancaman nyata dan berkembang dan berisiko menandakan kelemahan pada saat yang berbahaya,” tambah keduanya.
Gottheimer dan Lawler juga menegaskan bahwa Kongres harus tetap mendapatkan pengarahan penuh terkait setiap tindakan militer yang direncanakan.
Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Kekuatan Perang.
“Penting juga bahwa komite yang tepat sepenuhnya dan segera diberi pengarahan."
"Kongres tidak boleh membatasi kemampuan kita untuk melindungi Amerika dan sekutu kita,” ujar mereka.
(*)
Baca tanpa iklan