Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Ayatollah Khamenei Tewas, Iran Tetapkan 40 Hari Berkabung dan 7 Hari Libur Nasional

Hingga kini belum ada rincian resmi mengenai kronologi maupun lokasi pasti serangan yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran tersebut

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Ayatollah Khamenei Tewas, Iran Tetapkan 40 Hari Berkabung dan 7 Hari Libur Nasional
khamenei.ir
AYATOLLAH ALI KHAMENEI TEWAS - Media pemerintah Iran mengonfirmasi tewasnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan berkelanjutan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap negara tersebut. Laporan yang sama menyebut putri, menantu, dan cucu Khamenei turut menjadi korban 

Ringkasan Berita:
  • Media pemerintah Iran menyatakan Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan AS dan Israel, bersama anggota keluarganya, dengan total korban sedikitnya 201 orang di 24 provinsi 
  • Pemerintah menetapkan 40 hari berkabung nasional dan tujuh hari libur

TRIBUNNEWS.COM, IRAN -  Media pemerintah Iran mengonfirmasi tewasnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan berkelanjutan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap negara tersebut.

Laporan yang sama menyebut putri, menantu, dan cucu Khamenei turut menjadi korban.

Selain itu, media pemerintah melaporkan sedikitnya 108 orang tewas akibat serangan di sebuah sekolah di Iran selatan.

Secara keseluruhan, korban jiwa disebut mencapai sedikitnya 201 orang yang tersebar di 24 provinsi.

Iran Umumkan 40 Hari Berkabung

Kantor berita Fars melaporkan pemerintah Iran menetapkan 40 hari berkabung nasional menyusul kematian Khamenei.

Rekomendasi Untuk Anda

Pemerintah juga mengumumkan tujuh hari libur nasional.

Baca juga: Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei Dilaporkan Tewas dalam Serangan AS-Israel di Iran

Meski demikian, hingga kini belum ada rincian resmi mengenai kronologi maupun lokasi pasti serangan yang menewaskan pemimpin tertinggi tersebut.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 28 Februari menyatakan melalui media sosial bahwa Khamenei meninggal dunia setelah serangan militer besar-besaran oleh AS dan Israel.

Pernyataan itu mengindikasikan Washington mengklaim telah mengonfirmasi kematian tersebut dalam operasi gabungan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga menyebut terdapat banyak tanda bahwa Khamenei tidak lagi hidup.

Namun, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam wawancara dengan NBC mengatakan bahwa sejauh yang ia ketahui, Khamenei masih hidup, memunculkan perbedaan informasi terkait kondisi sebenarnya.

Serangan Besar ke Iran

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer skala besar ke sejumlah target di Iran.

Dalam pidato video, Trump menyatakan operasi itu bertujuan menghentikan pengembangan program nuklir dan misil Iran.

Ia juga menyampaikan pesan kepada rakyat Iran agar mengambil alih pemerintahan setelah operasi militer berakhir, pernyataan yang secara terbuka mendorong perubahan rezim di Teheran.

Sementara itu, Netanyahu menyatakan markas Khamenei di pusat Teheran telah dihancurkan dan kembali menegaskan adanya indikasi kuat bahwa pemimpin tertinggi Iran tersebut telah tewas. (Aljazeera)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas