Putin Berduka Atas Kematian Ali Khamanei, Tegaskan AS-Israel Langgar Hukum Internasional
Presiden Rusia Vladimir Putin berduka cita atas kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamanei.
Penulis:
Chaerul Umam
Editor:
Wahyu Aji
Ringkasan Berita:
- Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan duka cita atas tewasnya Ali Khamenei dalam serangan AS–Israel. Kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Putin menyebut pembunuhan itu sebagai tindakan “sinis” yang melanggar moralitas dan hukum internasional.
- Media pemerintah Iran melaporkan Khamenei tewas dalam serangan berkelanjutan, bersama putri, menantu, dan cucunya.
- Serangan terhadap sebuah sekolah di Iran selatan dilaporkan menewaskan sedikitnya 108 orang.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Rusia Vladimir Putin berduka cita atas kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Ali Khamenei sebelumnya tewas dalam serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran.
Dilansir dari Aljazeera, kantor berita Rusia, TASS, melaporkan bahwa Putin telah menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian atas tewasnya pemimpin tertinggi Iran tersebut.
Putin juga menyebut, pembunuhan Khamenei merupakan tindakan 'pembunuhan yang sinis' dan melanggar semua standar moralitas kemanusiaan serta hukum internasional.
Sebelumnya, media pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan berkelanjutan oleh Amerika Serikat (AS) - Israel di negara tersebut.
Selain itu, putri Khamenei, menantunya, dan cucunya turut tewas dalam serangan AS-Israel.
Media pemerintah Iran juga menyatakan, serangan terhadap sebuah sekolah di Iran selatan telah menewaskan sedikitnya 108 orang, dan sedikitnya 201 orang tewas di 24 provinsi.
Diketahui, Israel melancarkan serangan udara terhadap wilayah Iran pada Sabtu (28/2) waktu setempat. Dua suara ledakan dilaporkan terdengar di area Teheran, ibu kota Iran, pada Sabtu (28/2) pagi waktu setempat.
Baca tanpa iklan