Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Serangan Drone Hantam Aramco, Kilang Minyak Ras Tanura Sempat Ditutup Sementara

Aramco diketahui kena dampak seusai Teheran lancarkan serangan di seluruh wilayah sebagai tanggapan terhadap serangan AS Israel terhadap Iran tersebut

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: willy Widianto
zoom-in Serangan Drone Hantam Aramco, Kilang Minyak Ras Tanura Sempat Ditutup Sementara
Euro Money
KILANG ARAMCO - Fasilitas pengolahan minyak Saudi Aramco kena serangan Iran. 
Ringkasan Berita:
  • Aramco tidak segera menanggapi permintaan komentar melalui email.
  • Serangan drone tersebut menambah gelombang serangan di Teluk, termasuk di Abu Dhabi, Dubai, Doha, Manama, dan bagian komersial Duqm di Oman.
  • Fasilitas energi Arab Saudi yang dijaga ketat telah menjadi sasaran sebelumnya, terutama pada September 2019 ketika serangan drone dan rudal

 

TRIBUNNEWS.COM, RIYADH - Perusahaan minyak raksasa negara Arab Saudi, Aramco membuka kembali kilang minyak Ras Tanura setelah serangan pesawat tak berawak, pada hari Senin(2/3/2026). Aramco diketahui kena dampak setelah Teheran melancarkan serangan di seluruh wilayah sebagai tanggapan terhadap serangan AS-Israel terhadap Iran.

Kompleks Ras Tanura, di pantai Teluk kerajaan, menampung salah satu kilang terbesar di Timur Tengah dengan kapasitas 550.000 barel per hari (bpd) dan berfungsi sebagai terminal ekspor penting untuk minyak mentah Saudi.

"Itu ditutup sebagai tindakan pencegahan dan situasinya terkendali," kata sumber tersebut.

Aramco tidak segera menanggapi permintaan komentar melalui email. Serangan drone tersebut menambah gelombang serangan di Teluk, termasuk di Abu Dhabi, Dubai, Doha, Manama, dan bagian komersial Duqm di Oman. 

Serangan tersebut telah melumpuhkan pusat-pusat pengiriman utama di Uni Emirat Arab dan Oman dan menyebabkan harga minyak mentah Brent melonjak sekitar 10 persen pada hari Senin.

Fasilitas energi Arab Saudi yang dijaga ketat telah menjadi sasaran sebelumnya, terutama pada September 2019 ketika serangan drone dan rudal yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap pabrik Abqaiq dan Khurais untuk sementara melumpuhkan lebih dari setengah produksi minyak mentah kerajaan dan mengguncang pasar global.(reuters)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas