Bendera Setengah Tiang di Menteng & Amarah Dubes Iran ke Israel-AS: Antek Dajjal!
Duka Menteng: Bendera setengah tiang berkibar, Dubes Iran luapkan amarah & umpat Israel 'Antek Dajjal' pakai Bahasa Indonesia! Simak selengkapnya.
Penulis:
Gita Irawan
Editor:
Acos Abdul Qodir
Ringkasan Berita:
- Tragedi Kemanusiaan: Serangan udara AS-Israel tewaskan 555 warga sipil, termasuk 200 siswi SD saat berpuasa.
- Kehilangan Besar: Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, syahid dalam serangan mematikan Sabtu lalu.
- Visual Menteng: Bendera setengah tiang dan suasana serba hitam selimuti kediaman Dubes Iran di Jakarta.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Suasana duka mendalam menyelimuti kediaman Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (2/3/2026) sore.
Simbol duka nasional terlihat jelas dari bendera Republik Islam Iran yang dikibarkan setengah tiang di halaman depan kediaman, yang lokasinya hanya berjarak sekitar 100 meter dari Masjid Sunda Kelapa.
Puluhan karangan bunga tampak berjejer memenuhi area trotoar hingga halaman dalam, menandai masa berkabung atas syahidnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, dalam serangan mematikan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2/2026).
Tragedi 200 Siswi SD Shajareye Tayabeh
Kesan duka kian kental saat memasuki area konferensi pers di mana seluruh panitia mengenakan pakaian bernuansa hitam pekat.
Di sudut ruangan, bingkai foto Ali Khamenei yang dihiasi pita hitam berdiri tegak, menjadi saksi bisu atas hancurnya keamanan di Teheran dan sekitarnya.
Dalam paparannya, Dubes Boroujerdi mengungkap fakta memilukan dari gempuran tersebut. Serangan gabungan AS-Israel dilaporkan telah merenggut nyawa 555 warga sipil.
Tragedi paling menyayat hati terjadi di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, di mana 200 siswi SD Shajareye Tayabeh gugur seketika saat tengah menjalankan ibadah puasa akibat hantaman rudal.
"Ini adalah pengabaian total terhadap keselamatan warga non-militer. Selain sekolah dan rumah sakit, pemukiman warga sipil juga hancur lebur," tegas Boroujerdi dengan nada getir.
Pemerintah Iran pun kini menetapkan 40 hari masa berkabung dan libur nasional selama sepekan.
Baca juga: MUI Hingga Guru Besar Desak Pemerintah Segera Keluar dari Board of Peace, Bagaimana Respons Prabowo?
Umpatan Spontan: "Antek Dajjal!"
Setelah memberikan penjelasan mendalam selama hampir satu jam mengenai kegagalan diplomasi nuklir dan pengalaman perang tahun lalu, suasana formal tiba-tiba pecah.
Boroujerdi beralih menggunakan Bahasa Indonesia yang lugas untuk meluapkan amarahnya.
Momen tersebut kian memuncak saat seorang hadirin bertanya mengenai langkah Iran dalam menghadapi pihak yang disebut sebagai "antek Dajjal".
"Bagaimana apakah pemimpin Mullah Iran bisa untuk maksimal memusnahkan membinasakan makhluk antek Dajjal?" tanya hadirin tersebut.
Tanpa bantuan penerjemah, Boroujerdi langsung menyahut dalam Bahasa Indonesia.
"Saya bisa bicara saja, mam**s Israel!" tegasnya.
Bagi Boroujerdi, umpatan tersebut adalah cerminan kemarahan atas serangan yang tidak hanya merusak infrastruktur militer, tetapi juga menghancurkan masa depan anak-anak sekolah di tengah bulan suci Ramadan.
Baca tanpa iklan