Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Israel Rugi Rp 50 Triliun per Minggu Berperang Melawan Iran

Kementerian Keuangan Israel memperingatkan bahwa perang yang sedang berlangsung dengan Iran dapat merugikan negara itu.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Hasanudin Aco
zoom-in Israel Rugi Rp 50 Triliun per Minggu Berperang Melawan Iran
Tribunnews.com/Tangkap Layar/Khaberni
DIHANTAM RUDAL - Lokasi serangan rudal Iran yang menyasar kota Beit Shemesh, Barat Yerusalem, Minggu (1/3/2026). Serangan Iran ke Israel membuat negara itu melakukan pembatasan di sejumlah sektor termasuk soal ekonomi. 
Ringkasan Berita:
  • Kementerian Keuangan Israel mengeluhkan pembatasan aktivitas perekonomian dalam negeri sejak perang dengan Iran 28 Februari 2026.
  • Akibat pembatasan itu Israel menelan kerugian sekitar Rp 50 triliun per minggu.
  • Oleh karena itu Komando Militer Israel didesak membuka aktivitas perekonomian secara normal tanpa pembatasan.

TRIBUNNEWS.COM, ISRAEL -  Kementerian Keuangan Israel memperingatkan bahwa perang yang sedang berlangsung dengan Iran sangat merugikan negara itu.

Israel secara ekonomi rugi sekitar 3 miliar dolar AS (Rp 50 triliun) per minggu berperang melawan Iran.

Oleh karena itu Kementerian Keuangan Israel bersurat kepada Kepala Komando Garda Depan Mayor Jenderal Shai Klapper agar membuka kembali usaha bisnis dan tempat kerja secara bertahap, demikian dilaporkan Times of Israel, Kamis (5/3/2026).

"Tidak ada keraguan tentang perlunya mempertahankan kebijakan pertahanan yang disesuaikan dengan situasi keamanan, tetapi pada saat yang sama, menutup perekonomian secara luas akan menimbulkan biaya ekonomi yang besar," ujar Direktur Jenderal Kementerian Keuangan Israel, Ilan Rom.

 "Kita membutuhkan solusi yang mengatasi kebutuhan keamanan dalam negeri dan kebutuhan ekonomi, setelah dua setengah tahun ekonomi menanggung beban ekonomi yang berat akibat meningkatnya kebutuhan keamanan dan dampak perang," kata dia.

Pembatasan aktivitas ekonomi

Tak lama setelah Israel dan AS melancarkan serangan ke Iran pada Sabtu 28 Februari 2026, Komando Pertahanan Dalam Negeri Angkatan Bersenjata Israel (IDF) mengeluarkan pedoman nasional yang melarang semua pertemuan, kegiatan pendidikan, dan tempat kerja, kecuali untuk bisnis penting.

Pedoman tersebut membatasi perjalanan ke tempat kerja, mendorong bekerja dari rumah, dan menginstruksikan lembaga pendidikan untuk ditutup.

Rekomendasi Untuk Anda

Pada hari Senin, Komando Pertahanan Dalam Negeri memperpanjang pembatasan nasional hingga Sabtu malam.

Rom meminta Klapper untuk mengubah pembatasan Komando Pertahanan Dalam Negeri dari hanya mengizinkan aktivitas penting menjadi mengizinkan aktivitas terbatas, yang dikenal sebagai tingkat kewaspadaan oranye, menggantikan tingkat merah saat ini.

Pembatasan aktivitas ekonomi saat ini mengakibatkan kerugian ekonomi Israel Rp 50 triliun per minggu akibat penutupan lembaga pendidikan, larangan di tempat kerja, dan mobilisasi tentara cadangan.

Di bawah pembatasan aktivitas terbatas (peringatan tingkat oranye), kegiatan tempat kerja dan ekonomi diizinkan, dengan syarat berada di dekat ruang yang dilindungi, sementara lembaga pendidikan tetap ditutup.

 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas