Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Arab Saudi Cegat 63 Drone Iran, UEA Laporkan Enam Orang Tewas

Kantor Media Dubai menyatakan tim pertahanan sipil berhasil memadamkan kebakaran setelah sebuah drone menghantam tangki bahan bakar

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Arab Saudi Cegat 63 Drone Iran, UEA Laporkan Enam Orang Tewas
@modgovksa
ARAB SAUDI DISERANG - Pertahanan udara Arab Saudi mencegat dan menghancurkan sejumlah drone di Provinsi Timur dan Wilayah Riyadh pada hari Minggu. (@modgovksa) 
Ringkasan Berita:
  • Arab Saudi menyatakan berhasil mencegat sekitar 63 drone yang diluncurkan dari Iran dan menargetkan wilayah Riyadh serta Provinsi Timur 
  • Menurut Kementerian Pertahanan Arab Saudi, seluruh drone berhasil dihancurkan oleh sistem pertahanan udara sebelum mencapai sasaran 
  • Serangan ini menambah jumlah drone yang dicegat kerajaan menjadi lebih dari 230 unit di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk

TRIBUNNEWS.COM, RIYADH – Kementerian Pertahanan Arab Saudi menyatakan berhasil mencegat puluhan drone yang diluncurkan dari Iran dalam serangan malam hari pada Senin.

Juru bicara kementerian, Mayor Jenderal Turki Al-Maliki, mengatakan sistem pertahanan udara berhasil menghancurkan sekitar 63 drone yang menargetkan wilayah Provinsi Timur Arab Saudi dan ibu kota Riyadh.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui serangkaian unggahan di platform X mulai pukul 02.22 waktu setempat.

Menurut Al-Maliki, seluruh drone yang terdeteksi berhasil dicegat sebelum mencapai targetnya.

Serangan tersebut terjadi beberapa jam setelah duta besar Iran untuk Arab Saudi, Alireza Enayati, membantah keterlibatan Teheran.

Baca juga: Iran Bantah Serang Infrastruktur Minyak Arab Saudi, Tegaskan Fokus pada Target Militer AS-Israel

Ia menyebarkan pemberitahuan yang diklaim berasal dari komando militer Iran yang menyebut “musuh” menggunakan drone yang menyamar sebagai drone Shahed buatan Iran dengan nama “drone Lucas”.

Dengan serangan terbaru ini, jumlah drone yang berhasil dicegat oleh Arab Saudi dilaporkan telah melampaui 230 unit.

Rekomendasi Untuk Anda

Data dari Kementerian Pertahanan juga menunjukkan lebih dari 30 rudal telah ditembak jatuh.

Serangan tersebut dilaporkan mengikuti pola serangan malam hari yang diselingi jeda pada siang hari.

 Serangan Meluas ke Negara Teluk

Negara-negara Teluk lainnya juga melaporkan serangan serupa dengan jumlah korban yang lebih besar.

Pemerintah Bahrain menyatakan telah mencegat 125 rudal dan 203 drone sejak kampanye serangan dimulai.

Serangan tersebut dilaporkan menewaskan dua orang di negara itu dan menyebabkan total 24 korban jiwa di kawasan Teluk.

Di ibu kota Bahrain, Manama, ledakan sempat terlihat menerangi langit pada Minggu pagi, menurut laporan AFP.

Sementara itu, Uni Emirat Arab melaporkan berhasil mencegat 294 rudal balistik, 15 rudal jelajah, serta sekitar 1.600 drone sejak awal serangan.

Serangan tersebut menyebabkan enam korban jiwa.

Kantor Media Dubai menyatakan tim pertahanan sipil berhasil memadamkan kebakaran setelah sebuah drone menghantam tangki bahan bakar di sekitar Bandara Internasional Dubai.

Operasional bandara sempat ditangguhkan sementara akibat insiden tersebut.

Serangan Juga Terjadi di Kuwait

Di Kuwait, Brigadir Jenderal Jadaan Fadel, juru bicara Garda Nasional, mengatakan pasukan pertahanan negara itu menembak jatuh lima drone dalam 24 jam terakhir.

Selain itu, sebuah drone juga dilaporkan menghantam sistem radar Bandara Internasional Kuwait pada Sabtu malam, menurut Otoritas Penerbangan Sipil Kuwait.

Sejak awal konflik, penerbangan di bandara tersebut dihentikan sementara.

Kementerian Pertahanan UEA juga menyatakan sistem pertahanan udara mereka mencegat sembilan rudal balistik Iran dan 33 drone pada Sabtu.

Suara ledakan yang terdengar di kawasan Marina dan Al-Sufouh di Dubai disebut sebagai hasil dari intersepsi pertahanan udara.

Iran sebelumnya juga menyerukan evakuasi tiga pelabuhan utama UEA dan mengancam untuk pertama kalinya aset non-AS milik negara tetangga di kawasan Teluk. (Arabnews)

 

 

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas