Hilang Misterius, Wanita Ini Ditemukan Tewas di Iwate Jepang, Diduga Diserang Beruang
Kasus ini terjadi di sekitar Morioka dan sekitarnya, menambah daftar konflik antara manusia dan satwa liar yang belakangan meningkat di Jepang
Editor:
Eko Sutriyanto
Ringkasan Berita:
- Misteri hilangnya seorang wanita di Iwate berakhir tragis setelah ia ditemukan meninggal saat pencarian yang diwarnai serangan beruang
- Seorang polisi terluka dalam insiden di Shiwa, sementara jasad korban ditemukan tak jauh dari lokasi
- Kasus ini menambah daftar konflik manusia dan beruang di Jepang yang terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir
TRIBUNNEWS.COM, JEPANG – Misteri hilangnya seorang wanita di wilayah timur laut Jepang berakhir tragis.
Ia ditemukan meninggal dunia di Prefektur Iwate pada Selasa (22/4/2026), di tengah operasi pencarian yang diwarnai insiden serangan beruang.
Kasus ini terjadi di sekitar Morioka dan sekitarnya, menambah daftar konflik antara manusia dan satwa liar yang belakangan meningkat di Jepang.
Pencarian bermula dari temuan sebuah mobil dengan mesin masih menyala di pinggir jalan pada Senin sore.
Kondisi tersebut memicu kecurigaan bahwa pemilik kendaraan berada dalam situasi darurat.
Keesokan harinya, tim pencarian menyisir area sungai di wilayah Shiwa.
Baca juga: Beruang Masuk Landasan Pacu, Bandara Hanamaki Jepang Ditutup Sementara
Namun, operasi itu berubah mencekam ketika seorang polisi berusia 56 tahun diserang seekor beruang.
Petugas tersebut mengalami luka di bagian lengan dan wajah namun berhasil selamat.
Tak lama setelah insiden itu, jasad seorang wanita dewasa ditemukan tidak jauh dari lokasi serangan.
Hingga kini, identitas korban masih dalam proses konfirmasi oleh pihak berwenang.
Beruang Ditembak Mati
Untuk mencegah risiko lanjutan, seekor beruang betina yang diduga terlibat dalam serangan akhirnya ditembak mati oleh pemburu yang ikut dalam operasi pencarian.
Beruang tersebut memiliki panjang sekitar 1,3 meter dan diperkirakan sudah dewasa.
Polisi masih menyelidiki apakah kematian korban benar disebabkan oleh serangan satwa tersebut.
Bukan Kasus Pertama
Jika terbukti, ini akan menjadi kematian pertama akibat serangan beruang di Jepang sejak insiden di Yuzawa, Prefektur Akita, pada November lalu.
Data Kementerian Lingkungan Hidup Jepang mencatat, sepanjang 2025 terdapat 13 kasus kematian akibat serangan beruang.
Bahkan, dalam periode Juli hingga Oktober, lima korban jiwa tercatat di Iwate—empat di antaranya terjadi hanya dalam satu bulan.
Meningkatnya pertemuan manusia dengan beruang diduga dipicu perubahan habitat dan berkurangnya sumber makanan alami, sehingga satwa liar kian mendekati permukiman warga. (Japan Today)
Baca tanpa iklan