Pasukan Israel Cegat Armada Bantuan Global Sumud Flotilla yang Menuju Gaza di Dekat Kreta
Pasukan Israel mencegat armada bantuan menuju Gaza di dekat Kreta, memicu tuduhan pelanggaran hukum internasional dari para aktivis.
Editor:
Garudea Prabawati
Ringkasan Berita:
- Israel mencegat armada Global Sumud Flotilla di perairan internasional dekat Kreta.
- Aktivis menuduh adanya pengepungan, ancaman kekerasan, dan hilangnya komunikasi dengan sejumlah kapal.
- Flotilla mendesak komunitas internasional menindak Israel atas dugaan pelanggaran hukum internasional.
TRIBUNNEWS.COM - Pasukan angkatan laut Israel dilaporkan mencegat armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang tengah menuju Jalur Gaza di perairan internasional dekat Pulau Kreta.
Intersepsi ini dilakukan jauh dari pantai Palestina yang diduduki.
Hal ini menandai eskalasi terbaru dalam upaya Israel menegakkan blokade terhadap Gaza.
Radio militer Israel menyebut pasukannya mulai menguasai kapal-kapal dalam armada tersebut, mengutip Al Mayadeen, Kamis (30/4/2026).
Sementara itu, para aktivis di atas kapal menyatakan bahwa kapal militer Israel telah mengepung mereka dan mengancam tindakan kekerasan.
Dalam pernyataan yang dirilis melalui media sosial X, pihak flotilla menyebut komunikasi dengan 11 kapal sempat terputus, sementara laporan media Israel mengklaim 7 kapal telah dicegat.
Mereka mendesak pemerintah dunia untuk segera bertindak dan meminta pertanggungjawaban Israel atas dugaan pelanggaran hukum internasional.
Armada ini sendiri berlayar pada Minggu (26/4/2026) sebagai bagian dari misi kemanusiaan untuk menyalurkan bantuan serta menantang blokade yang telah lama diberlakukan di Gaza.
(*)
Baca tanpa iklan