Tanker Minyak Irak Tembus Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Maritim
Sebuah kapal tanker raksasa pengangkut minyak mentah Irak berhasil melintasi Selat Hormuz menuju Vietnam
Editor:
Garudea Prabawati
Ringkasan Berita:
- Kapal tanker AGOIS FANOURIOS I berhasil melintasi Selat Hormuz membawa dua juta barel minyak mentah Irak menuju Vietnam.
- Selat Hormuz kembali menjadi sorotan karena ketegangan geopolitik dan pengawasan keamanan maritim yang ketat di kawasan tersebut.
- Data pelayaran menunjukkan beberapa tanker lain, termasuk Kiara M, juga melintasi selat dengan transponder dimatikan selama perjalanan.
TRIBUNNEWS.COM - Kapal tanker minyak jenis Very Large Crude Carrier (VLCC) bernama AGOIS FANOURIOS I dilaporkan berhasil melintasi Selat Hormuz pada Minggu waktu setempat (10/5/2026).
Kapal tersebut membawa minyak mentah Irak dan kini berlayar menuju pelabuhan Nghi Son di Vietnam.
Menurut laporan kantor berita Iran, Tasnim News Agency, kapal tanker itu melewati jalur pelayaran yang telah ditetapkan Iran di Selat Hormuz sebelum memasuki Laut Oman.
Perlintasan tersebut menjadi sorotan karena Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran minyak paling strategis di dunia dan saat ini berada di bawah pengawasan ketat.
Akibat meningkatnya tensi geopolitik serta ancaman keamanan maritim dari Amerika Serikat.
Data pelayaran dari Kpler dan London Stock Exchange Group juga mengungkap adanya aktivitas sejumlah kapal tanker lain yang melintasi kawasan Teluk dengan transponder dimatikan selama perjalanan.
Baca juga: Trump Tolak Proposal Balasan Iran
Selain AGOIS FANOURIOS I, kapal tanker Kiara M juga tercatat melewati Selat Hormuz pada hari yang sama sambil membawa sekitar dua juta barel minyak mentah Irak.
Hingga kini tujuan akhir kapal tersebut belum dipastikan.
AGOIS FANOURIOS I sendiri diketahui mengangkut sekitar dua juta barel minyak mentah Basra Medium dan diperkirakan tiba di kilang serta kompleks petrokimia Nghi Son, Vietnam, pada 26 Mei 2026 mendatang.
Sebelumnya, kapal tersebut dilaporkan sempat gagal menuntaskan pelayaran melintasi Selat Hormuz dalam sedikitnya dua percobaan setelah memuat minyak pada 17 April lalu.
Sementara itu, Kiara M merupakan kapal tanker berbendera San Marino yang dioperasikan perusahaan berbasis di Shanghai dan dimiliki entitas yang terdaftar di Kepulauan Marshall.
(*)
Baca tanpa iklan