Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Panas Ekstrem Bayangi Piala Dunia 2026, FIFA Akhirnya Mengalah soal Botol Minum

FIFA melunak soal botol minum setelah kritik meluas. Di balik polemik itu, ancaman panas ekstrem mulai menghantui Piala Dunia 2026.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

“Tidak seharusnya ada yang takut tidak mampu membeli minuman, terutama para penggemar yang sering menunggu berjam-jam sebelum pertandingan dalam cuaca panas ekstrem,” ujarnya.

Di balik polemik botol minum, terdapat persoalan yang jauh lebih besar.

Baca juga: Polemik Tempat Latihan Piala Dunia 2026: Dekat Lokasi Penembakan hingga Sarang Ular Berbisa

Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah dengan 48 negara peserta dan 104 pertandingan yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Besarnya skala turnamen berarti jutaan suporter akan menghabiskan waktu berjam-jam di stadion maupun area fan zone terbuka.

Pada saat yang sama, para ilmuwan memperingatkan risiko cuaca panas yang tidak bisa diabaikan.

Laporan kelompok riset World Weather Attribution memperkirakan 26 dari 104 pertandingan berpotensi dimainkan dalam kondisi panas yang dapat menimbulkan risiko kesehatan.

Penelitian tersebut menggunakan indikator Wet Bulb Globe Temperature (WBGT), ukuran yang memperhitungkan suhu udara, kelembapan, paparan sinar matahari, dan kecepatan angin.

Rekomendasi Untuk Anda

Ketika indeks itu meningkat, tubuh manusia menjadi lebih sulit mendinginkan diri secara alami.

Akibatnya, risiko dehidrasi, kelelahan panas, hingga serangan panas dapat meningkat secara signifikan.

Baca juga: Prediksi Skor Prancis vs Irlandia Utara, Laga Pemanasan Terakhir Les Bleus Jelang Piala Dunia 2026

Kekhawatiran itu bukan sekadar teori.

Pada Piala Dunia Antarklub FIFA yang digelar di Amerika Serikat tahun lalu, sejumlah suporter mengeluhkan suhu tinggi selama pertandingan berlangsung.

Pengalaman tersebut menjadi peringatan dini bagi penyelenggara menjelang Piala Dunia yang jauh lebih besar pada 2026.

FIFA menyatakan telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi.

Penyelenggara berjanji menyediakan stasiun hidrasi, kipas pendingin, area penyemprotan air, dan tenda pendingin di sekitar stadion.

Namun bagi banyak pengamat, perubahan kebijakan botol minum menunjukkan satu hal penting.

Piala Dunia 2026 tidak hanya akan menguji kualitas permainan para pemain terbaik dunia.

Turnamen itu juga akan menguji kemampuan penyelenggara melindungi jutaan penonton dari ancaman cuaca yang semakin ekstrem.

Karena pada akhirnya, keselamatan suporter bisa menjadi isu yang sama pentingnya dengan hasil pertandingan di lapangan.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas