Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran akibat Perang AS-Israel di Iran
Citra satelit mengungkap jejak kehancuran perang AS-Israel di Iran, Lebanon, hingga pangkalan militer AS di kawasan Teluk.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Suci BangunDS
Ringkasan Berita:
- Citra satelit dari Airbus, Planet Labs, Sentinel, dan Vantor memperlihatkan skala kerusakan luas akibat perang AS-Israel terhadap Iran.
- Rekaman dari luar angkasa menunjukkan fasilitas nuklir Iran, pelabuhan strategis, hingga pangkalan militer Amerika di Teluk mengalami kerusakan signifikan.
- Dokumentasi ini menjadi salah satu gambaran paling lengkap sebelum pembatasan publikasi citra konflik diberlakukan atas permintaan Washington
TRIBUNNEWS.COM - Selama lebih dari 100 hari perang antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran berlangsung, sebagian besar dampak kehancuran konflik hanya terlihat melalui laporan lapangan, rekaman video, atau pernyataan militer.
Namun citra satelit yang dikumpulkan Al Jazeera kini memperlihatkan gambaran berbeda.
Dari fasilitas nuklir Iran hingga pangkalan militer AS di kawasan Teluk, jejak perang tampak jelas dari luar angkasa.
Sejumlah perusahaan citra satelit, termasuk Planet Labs yang berbasis di California, telah memberlakukan pembatasan publikasi gambar konflik tanpa batas waktu atas permintaan Washington.
Meski demikian, sebelum pembatasan diberlakukan, satelit milik Airbus, Planet Labs, Sentinel, dan Vantor sempat merekam berbagai lokasi yang terdampak perang.
Melalui analisis Al Jazeera’s Open Source Unit, sedikitnya 15 lokasi di Iran, Lebanon, dan kawasan Teluk terdokumentasi mengalami kerusakan akibat konflik yang telah berlangsung sejak akhir Februari lalu.
Fasilitas Nuklir Iran Jadi Sasaran Utama
Baca juga: Alih-alih Menyusut, Citra Satelit Ungkap Israel Bangun 40 Pos Militer di Gaza, Aneksasi Kian Berani!
Salah satu lokasi yang paling menonjol adalah Kompleks Natanz di Provinsi Isfahan.
Fasilitas yang dikenal sebagai pusat pengayaan uranium terbesar Iran itu menjadi sasaran serangan Israel dan Amerika Serikat.
Menurut Al Jazeera, Natanz dihantam dua kali, termasuk dalam Operasi Midnight Hammer yang menggunakan bom penghancur bunker GBU-57.
Citra satelit memperlihatkan kerusakan pada bangunan utama, jalur akses kendaraan, hingga area yang terhubung dengan fasilitas bawah tanah.
Kerusakan juga terlihat di sejumlah lokasi strategis lainnya yang berkaitan dengan infrastruktur militer dan energi Iran.
Pelabuhan Minyak dan Pangkalan Angkatan Laut Rusak
Pulau Siri yang menjadi salah satu jalur ekspor minyak penting Iran juga terekam mengalami kerusakan.
Citra Sentinel-2 menunjukkan kebakaran besar di fasilitas penyimpanan minyak, termasuk pada tangki berkapasitas sekitar satu juta barel.
Baca juga: Citra Satelit Tunjukkan Dugaan Kebocoran Minyak di Dekat Pulau Kharg, Iran Membantah
Sementara itu, Bandar Abbas yang berada di dekat Selat Hormuz memperlihatkan kerusakan luas di sedikitnya 11 titik berbeda.