Israel Bombardir Beirut, Iran Balas Rudal ke Israel Utara
Ketegangan Timur Tengah kembali memanas setelah Israel membombardir Beirut meski gencatan senjata masih berlangsung.
Editor:
Garudea Prabawati
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Situasi di Timur Tengah kembali memanas setelah Israel melancarkan serangan udara ke ibu kota Lebanon, Beirut, pada Minggu malam, (7/6/2026).
Serangan tersebut terjadi meskipun gencatan senjata masih berlaku.
Serangan tersebut memicu reaksi keras dari Iran.
Iran pu langsung meluncurkan rudal ke arah wilayah utara Israel sebagai aksi balasan.
Ketegangan meningkat di tengah laporan adanya desakan Presiden AS Donald Trump kepada Israel agar tidak membalas serangan rudal Iran sebelumnya.
Namun permintaan tersebut disebut diabaikan oleh Tel Aviv, mengutip Anadolu Agency, Selasa (9/6/2026).
Setelah serangan ke Beirut, Israel kembali melancarkan beberapa gelombang serangan udara terhadap Iran.
Teheran kemudian membalas dengan peluncuran rudal tambahan ke wilayah Israel.
Rangkaian aksi saling serang tersebut sempat meningkatkan kekhawatiran dunia internasional terhadap potensi perang regional yang lebih luas di Timur Tengah.
Meski demikian, kedua pihak akhirnya menghentikan serangan balasan untuk sementara waktu, di tengah meningkatnya tekanan internasional agar konflik segera diredam melalui jalur diplomatik.
(*)