RIM Mengaku Selalu Bayar Pajak
Saat di Nusa Dua, Bali Gregory Wade, Managing Director, South East Asia, RIM membantah tuduhan mangkir dari pajak.
Editor:
Anita K Wardhani
TRIBUNNEWS.COM, NUSA DUA - Saat Developer Conference Asia (DevCon Asia) 2011 di Nusa Dua, Bali yang digelar mulai Kamis (13/1/2011), Gregory Wade, Managing Director, South East Asia, Research in Motion (RIM) membantah tuduhan pihaknya mangkir dari pajak yang ditetapkan pemerintah Indonesia.
Gregory membuka acara dengan menyinggung berbagai berita hangat yang menyangkut bisnis BlackBerry di Indonesia.
Untuk tuduhan dari Menkominfo Tifatul Sembiring bahwa RIM tidak membayar pajak, Gregory membantah keras. Menurutnya, RIM selalu melakukan kewajiban pajak setiap kali berbisnis di suatu negara. Mereka membayar bea masuk seperti barang impor lainnya.
Sebelumnya, Tyler Lessard, Vice President, Global Alliances & Developer Relations, RIM menuturkan, pilihan untuk penyelenggaraan event di Indonesia ini adalah pilihan yang alamiah. Menurutnya, di Indonesia, BlackBerry memiliki populasi pengguna dan sekaligus komunitas developer yang besar.
"Indonesia merupakan negeri yang penting bagi BlackBerry," katanya.