Testing Infrastruktur TI untuk Pangkas Risiko dan Efisiensi
CTI Group, penyedia solusi infrastruktur TI memperkenalkan layanan terbaru IT
Editor:
Hendra Gunawan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- CTI Group, penyedia solusi infrastruktur TI memperkenalkan layanan terbaru IT infrastructure testing services.
Layanan ini mencakup seluruh siklus hidup dari infrastruktur TI mulai dari deployment hardware, software dan aplikasi, integrasi hingga migrasi dan operasi. Penyediaan layanan testing infrastruktur ditujukan mengatasi tantangan resiko, waktu dan biaya yang dihadapi kalangan enterprise di Indonesia.
Untuk pertama kalinya di Indonesia mitra bisnis dan enterprise dapat melakukan pengujian secara menyeluruh untuk hardware, software dan aplikasi mulai saat perencanaan hingga setelah mengimplementasikannya untuk memastikan kesiapan bisnis dan kinerja infrastruktur TI yang dimilikinya selama terjadi perubahan besar seperti konsolidasi data center, virtualisasi dan peng-upgrade-an infrastruktur TI.
"Seiring dengan tuntutan yang dihadapi enterprise untuk men-deploy berbagai macam teknologi termasuk virtualisasi, bisnis analitik dan cloud, kebutuhan untuk memvalidasi, streamline dan optimalisasi infrastruktur TI menjadi semakin penting,” kata Harry Surjanto, Presiden Direktur CTI Group dalam rilis persnya.
“Layanan testing infrastruktur lengkap yang terkait dengan testing IT governance, penilaian resiko, konfigurasi, keamanan, interface dan performa akan membantu enterprise mengatasi tantangan kompleksitas dari penambahan porfolio infrastruktur dan aplikasi mereka,” tambah Harry.
Layanan testing infrastruktur TI dari CTI Group merupakan inovasi layanan berbasis metodologi dan pendekatan yang sudah teruji untuk memvalidasi dan memastikan reliabilitas infrastruktur TI. Penawaran layanan testing infrastruktur TI meliputi Infrastructure Testing Assessment, Managed Infrastructure Testing Services, Infrastructure Program Test Strategy and Management, Independent Infrastructure Validation Services dan Independent Infrastructure Certification
Disebutkan, berdasarkan laporan “World Quality Report 2012 – 2013” saat ini 11 persen dari 1553 responden di seluruh dunia saat ini sudah menggunakan layanan testing infrastruktur, 47 persen berencana mengadopsinya tahun ini.
Menurut survei tersebut pada 2015, hanya 11persen responden yang menyatakan tidak akan berlangganan. Layanan testing lebih dari sekedar solusi masalah dan dukungan infrastruktur TI, pelanggan dapat menghemat biaya 10 persen - 35 persen, bahkan memungkinkan penghematan hingga 75 persen dengan catatan dapat memilih penyedia layanan testing infrastruktur yang tepat.
Baca juga:
- Google Maps Tak Bisa Diakses Melalui Windows Phone, Tanya Kenapa?
- Hore! Sekarang Bisa Berinternet Gratis di 9 Taman di Jakarta
- Kurangi Penggunaan Kertas dengan Paperless 2013
- Smartphone dengan Desain dan Spesifikasi Begini Bakal Booming…
Baca tanpa iklan