Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

BionicANTs, Si Semut Pekerja Versi Robot

Perusahaan yang bergerak pada bidang teknik otomatisasi dan kendali, Festo, dikatakan Entrepreneur.com berhasil menciptakan BionicANTs.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in BionicANTs, Si Semut Pekerja Versi Robot
Entrepreneur.com
BionicANTs 

Laporan wartawan TRIBUNNEWS.com, Ruth Vania Christine

TRIBUNNEWS.COM - Jika Anda pernah menonton film yang menggambarkan bagaimana teknologi, terutama robot, mendominasi kinerja di industri modern, informasi ini mungkin mewujudkan gambaran tersebut.

Perusahaan yang bergerak pada bidang teknik otomatisasi dan kendali, Festo, dikatakan Entrepreneur.com berhasil menciptakan BionicANTs.

Terinspirasi dari semut dan sifatnya yang merupakan pekerja keras dan giat, robot mini ini dikatakan akan menjadi bantuan teknologi yang menangani pekerjaan-pekerjaan kompleks dalam sebuah tim.

Versi robot dari serangga kecil tersebut dirancang berpenampilan hampir persis dengan semut, dengan ukuran kira-kira sebesar tangan, berpanjang lebar dan tinggi 5 x 6 x 1,5 inci.

Secara fisik pun sama-sama memiliki enam kaki, dua antena, dan mulut jepit bergerigi. Bedanya, BionicANTs berbadan plastik dan dirancang dengan laser cetak 3D.

Menurut Wired UK, BionicANTs ini juga diprogram untuk mengikuti kecerdasan semut-semut aslinya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Termasuk kemampuannya untuk bekerjasama dalam tim dan mengerjakan pekerjaan yang bahkan melampaui batas kemampuan individualnya, seperti memindahkan objek yang ukurannya lebih besar darinya," demikian tulis Wired UK (27/04/2015).

Semut "cyborg" ini juga bahkan dapat menyapa semut BionicANTs lainnya secara nirkabel, seperti semut asli.

Nama ANT sendiri merupakan kependekan dari Autonomous Networking Technologies.

Pada rilis persnya, Festo mengatakan bahwa semut-semut buatan ini menunjukkan bagaimana sebuah komponen otomatis dapat menyelesaikan sebuah pekerjaan dengan berkelompok sebagai sebuah sistem yang berhubungan.

Meski penggunaannya kini masih dikatakan jarang, Festo mengharapkan BionicANTs dapat membuka mata perusahaan-perusahaan di masa depan akan tenaga kerja berbasis teknologi otomatis.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas