Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Tahukah Anda, Ada Pilot dan Dokter Tionghoa Jawa yang Terlibat pada Perang Spanyol

Tercatat, pemuda asal Surabaya kelahiran 1912 Kapten Henry Hoo atau Hoo Chi Sui pada saat itu merantau ke Eropa setahun sebelum terjadinya perang

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Tahukah Anda, Ada Pilot dan Dokter Tionghoa Jawa yang Terlibat pada Perang Spanyol
world-war-2.wikia.com
Polikarpov I-15 Chato , pesawat tempur asal Uni Soviet (Rusia) yang menjadi kendaraan tempur udara kelompok Republik melawan kelompok Fasis (perang saudara Spanyol). Sumber gambar: world-war-2.wikia.com 
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM - Di Spanyol terdapat dua kubu yang menganut paham yang bersebrangan satu sama lain.

Perbedaan tersebut menimbulkan gesekan tajam antara pihak yang menganut paham ekstrim kanan yakni fasisme-ultra nasionalis dengan paham kiri (sosialis-komunis).

Akhirnya, selama dua tahun, dari tahun 1936 hingga 1938 terjadi perang saudara yang dipicu oleh perbedaan paham yang dianut tersebut.

Dikisahkan dalam buku berjudul ‘Tionghoa Dalam Sejarah Kemiliteran Sejak Nusantara Sampai Indonesia’ karya Iwan Santosa bahwa dengan latar belakang paham, pemuda Tionghoa asal tanah Jawa tergerak hati untuk ikut ambil andil dalam perang tersebut.

Mereka terdorong untuk mendukung kelompok republik yang berpaham sosialis-komunis melawan kelompok fasis yang dipimpin Jenderal Fransisco Franco dengan dukungan Nazi Jerman.

“Ada pilot-pilot Tionghoa dalam konflik di Spanyol,” ungkap Ardian Purwoseputro, kolektor buku kuno di Surabaya.

Dalam tulisan yang termuat di Majalah Sin Po (majalah yang pertama kali memuat naskah lagu ‘Indonesia Raya’) edisi tahun 1938 halaman 12 mengisahkan tentang ‘Djoeroe terbang Tionghoa dari Java yang toeroet perang di Europa (Spanje)’ di majalah itu.

Rekomendasi Untuk Anda

Tercatat, pemuda asal Surabaya kelahiran tahun 1912 Kapten Henry Hoo atau Hoo Chi Sui pada saat itu merantau ke Eropa setahun sebelum terjadinya perang.

Hoo ikut mendaftar sebagai relawan di Paris dan tergabung dalam International Volunteer Brigade-IVB yang menentang kelompok fasis.

Para penempur udara kelompok republik mendapat dukungan berupa pesawat tempur buatan Uni Soviet (sekarang Rusia).

Terdapat 55 unit pesawat tempur Polikarpov I-15 yang menjadi kekuatan kelompok nasionalis dalam menggempur kelompok fasis. Tak hanya itu, Soviet juga memasok pesawat pengebom Tupolev SB-2 sebagai kekuatan tambahan.

Sementara kelompok nasionalis atau fasis mendapat dukungan dari Jerman yang memasok pesawat angkut Ju 52, Bomber Do 17, He 111, pesawat amfibi He 59, pesawat pengebom tempur Ju 87A Stuka serta pesawat penempur legendaris Messerchmitt Bf 109.

Dalam pertempuran udara di Spanyol, Hoo berhasil menembak jatuh dua pesawat terbang Jerman.

Tak hanya Hoo yang ikut ambil andil dalam peperangan tersebut, terdapat pemuda Tionghoa lainnya bernama Tio Oen Bik. Sama seperti Hoo, Tio juga perantau dari tanah Jawa dan seorang dokter.

PENULIS: Fery Setiawan/Angkasa

Sumber: Angkasa
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas