Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Museum Tetap Harus Profit Supaya Dapat Tarik Generasi Milenial

Museum Nasional, Museum Sejarah Jakarta, Museum Keramik dan berbagai museum lainnya adalah salah satu destinasi wisata yang dapat dikunjungi.

Museum Tetap Harus Profit Supaya Dapat Tarik Generasi Milenial
dok. Kemenko PMK
Rapat Koordinasi Pengelolaan Museum Untuk Generasi Milenial di Jakarta. 

Museum Nasional, Museum Sejarah Jakarta, Museum Keramik dan berbagai museum lainnya adalah salah satu destinasi wisata yang dapat dikunjungi oleh para wisatawan.

Tetapi di tengah perkembangan teknologi digital saat ini, jumlah kunjungan ke museum-museum tersebut masih perlu ditingkatkan agar mampu bersaing dengan kebiasaan generasi milenial yang seringkali berkunjung ke pusat perbelanjaan.

“Pola pikir yang menyatakan museum sebagai lembaga non-profit harus diubah menjadi not for profit. Museum saat ini harus memperoleh pemasukan supaya dapat membiayai kegiatan operasionalnya sehingga mampu terus menyesuaikan dengan perkembangan era digital saat ini,” ujar Indroyono Soesilo yang menjadi keynote speaker ketika ditemui dalam Rapat Koordinasi Pengelolaan Museum Untuk Generasi Milenial di Jakarta.

Menurut Indroyono, museum-museum di Indonesia saat ini harus memperhatikan generasi milenial yang saat ini menjadi salah satu potential market untuk sektor pariwisata.

Generasi milenial ini memiliki minat untuk melakukan eksplorasi dan travelling dan mereka juga pintar, memiliki jaringan, dan juga aktif menggunakan media sosial.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman ini mengungkapkan sebenarnya beberapa museum di Indonesia sudah memberikan contoh perubahan supaya dapat menarik minat generasi milenial.

Salah satunya Museum Modern and Contemporary Art of Nusantara (Macan) yang galerinya sangat menarik generasi milenial dan bahkan digunakan untuk melakukan selfie hingga harus antre.

Padahal untuk tiketnya tergolong mahal yaitu Rp. 100 ribu. Ada juga Museum Angkut di Malang yang sangat menarik kunjungan milenial.

“Maka dari itu supaya generasi milenial dapat ‘demam’ museum penggunaan media sosial menjadi sebuah di era digital saat ini” ujar Indroyono.

Berbagai museum lainnya dapat mencontoh Museum Macan maupun Museum Angkut yang sudah sukses menarik generasi milenial.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Content Writer
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas