Katarak Sering Diabaikan
Ternyata lebih dari 2 juta orang di Indonesia saat ini mengalami kebutaan karena katarak
Editor:
Anita K Wardhani
TRIBUNNEWS.COM - Ternyata lebih dari 2 juta orang di Indonesia saat ini mengalami kebutaan karena katarak. Jumlah tersebut bertambah 240 ribu setiap tahunnya. Celakanya, tak sedikit pasien yang mengabaikan tanda-tanda katarak
"Biasanya kita menganggap mata itu bukan menjadi organ yang harus dikhawatirkan saat terserang virus penyakit. Termasuk soal katarak," kata dr. Agustina Siburian,SpM.
Tinginya kebutaan karea katarak, menurutnya selain disebabkan kurangnya pemahaman , juga karena mahalnya biaya pengobatan. Agustina menambahkan, sementara mereka yang beresiko tinggi umumnya berasal dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi. Berikut gejala-gejala katarak menurut Agustina, kepekaan terhadap sinar dan cahaya yang menyilaukan (seperti matahari yang terik atau lampu-lampu besar mobil), persepsi warna yang kurang jelas, dan seringnya berganti-ganti kacamata yang diresepkan.
"Ketika katarak memburuk, kacamata-kacamata yang lebih kuat tidak lagi memperbaiki penglihatan, meskipin memegang obyek-obyek lebih dekat ke mata mungkin membantu membaca dan bekerja yang dekat (close-up),"ujarnya. Akhirnya, karena sudah mengeras hanya dapat ditolong dengan cara operasi.