Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Ssst Jangan Ganggu Tidur Bayi! Bisa Pengaruhi Pertumbuhannya

Manfaat tidur untuk dapat memengeluarkan hormon pertumbuhan, memerbaiki sel-sel yang rusak, kortisol untuk mengatasi stress, dan pertumbuhan otak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Agustina Rasyida

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Daniel Ngantung

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam aktivitas sehari-hari, manusia membutuhkan istirahat, baik orang dewasa maupun anak-anak. Istirahat ini bisa berupa duduk santai, rebahan, atau tidur. Hal ini terutama penting bagi bayi.

Menurut dr. Rosalina D Roeslani SpA, manfaat tidur untuk dapat memengeluarkan hormon pertumbuhan, memerbaiki sel-sel yang rusak, kortisol untuk mengatasi stress, dan pertumbuhan otak.

"Saat bayi tidur, pertumbuhan otak terjadi pada fase non Rapid Eye Movement atau REM, berguna mengingat stimulasi yang didapatnya, seperti mengenal suara ibu, sentuhan sayang ayah," ujar Rosa.

Pada fase REM, lanjutnya, bayi akan mengingat kegiatan motorik, seperti tengkurap, menggerakaan tangan, mengingat cara jalan, mencari benda, hingga menguatkan daya ingat.

Untuk itu, bayi pun butuh tidur dengan nyaman. Caranya, jika anak tidur buat lingkungan sekitar tenang dan bersih, jika terlalu berisik akan memengaruhi proses pertumbuhannya.

"Pendengaran bayi itu 50 desibel, jika lebih dari itu tidak baik bagi perkembangannya. Sebaiknya bayi berada di lingkungan dengan tingkat kebisingan tidak boleh lebih dari 80 desibel."

Rekomendasi Untuk Anda

Lalu suhu kamar diatur, tidak perlu AC atau kipas angin, yang penting bayi dalam suhu kamar. Perhatikan baju yang dikenakan, baiknya bayi memakai baju berbahan 100 katun, serta perhatikan pula popoknya.

Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas