Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Pria Penyuka Cokelat Terbebas Dari Stroke

Kabar bahagia buat kaum pria pecinta cokelat. Jangan pernah merasa bersalah menyicip kudapan manis ini. Ternyata cokelat ampuh bebaskan dari stroke.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Daniel Ngantung

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Daniel Ngantung

TRIBUNNEWS.COM - Kabar bahagia buat kaum pria pecinta cokelat. Jangan pernah merasa bersalah menyicip kudapan manis ini. Mengapa?

Bukan hanya karena cokelat akan mengontrol tekanan darah, mengurangi diabetes, dan melindungi Anda dari serangan jantung. Ternyata cokelat juga diyakini bakal melindungi kaum pria dari serangan stroke. Demikian Medical Dailu mewartakan belum lama ini.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Neurology menemukan pria yang sering atau teratur mengonsumsi cokelat secara tidak langsung ia sedang mengurangi risikonya terkena stroke.

Dalam riset tersebut, para peneliti Swedia meneliti 37,103 pria berumur 49 dan 75 tahun dalam jangka waktu sepuluh tahun.

Mereka menemukan pria yang paling sering makan cokelat, atau setara dengan sepertiga cangkir chip cokelat, mengurangi risiko kanker mereka sebesar 17 persen dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsinya.

Pemimpin riset Susanna c.Larson dari Karolinska Institute di Stockholm, Swedia, dan timnya juga meminta para partisipan untuk melengkapi kusioner tentang jenis makanan apa saja yang dikonsumsi mereka. Sepuluh tahun kemudian, diketahui sebanyak 1.995 partisipan mengalami stroke.

Rekomendasi Untuk Anda

Penelitian ini juga mendukung hasil penelitan sebelumnya yang meneliti 4.260 pria yang terserang stroke. Ditemukan, mereka yang mengonsumsi cokelat telah mengurangi risiko terkena serangan stroke lainnya sekitar 19 persen.

Pertanyaannya adalah, zat apa yang terkandung dalam cokelat sehingga mampu memerangi penyakit jahat ini?

"Zat antioksidan, anti penggumpalan darah, dan anti inflamasi yang terkandung dalam flavonoid cokelatlah yang manjadi zat pencegah  pernyakit cardiovascular," kata para peneliti.

Mereka juga mengungkapkan, kalau flavonoid juga memiliki kemungkinan melancarkan aliaran darah yang tersumbat akibat kolestrol jahat dan menurunkan tekanan darah.

Namun, kedua penelitian tersebut masih timpang tindih mengingat pada penelitian sebelumnya, cokelat yang digunakan adalah cokelat hitam, berbeda dari riset yang dilakukan Susanna yang menggunakan cokelat susu, yang kandungan cocoanya lebih sedikit.

Diperlukan penelitian yang lebih mendalam lagi untuk memastikan manfaat cokelat bagi kesehatan manusia, khususnya kaitannya dengan pencegahan stroke.

Yang pasti, penelitian selanjutnya terus mengingatkan cokelat harus dikonsumsi secara seimbang, mengingat makanan ini juga kaya akan gula, lemak jenuh dan kalori.

Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas