Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Rokok Itu Tak Bisa Mengatasi Stres

Tidak benar jika merokok dikatakan bisa membuat kondisi menjadi rileks dan bisa mengatasi stres.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM - Pakar psikologi Radboud University-Nijmegen Belanda Prof AML Coenen menyatakan tidak benar jika merokok dikatakan bisa membuat kondisi menjadi rileks dan bisa mengatasi stres.

Usai seminar "Brain and Health Risk Behaviour" di Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, Selasa, ia mengakui banyak orang yang mengatakan dengan merokok membuat mereka lebih rileks dan tidak stres.

Padahal, kata dia, nikotin yang terkandung dalam rokok adalah semacam zat perangsang dan tidak bisa merelaksasi kondisi seseorang, dan dengan hanya mencoba beberapa gelintir rokok bisa menjadikan ketergantungan.

Menurut dia, banyak orang tidak menyadari sebenarnya kandungan tar yang juga terdapat dalam rokok justru lebih berbahaya dibandingkan dengan nikotin, karena bisa menyebabkan perokok terkena penyakit kanker.

Ada beberapa penyakit kanker yang berpeluang diderita kalangan perokok, kata dia, tetapi yang paling banyak diderita memang kanker paru-paru.

Namun, ia mengakui bahwa perilaku merokok saat ini justru sangat populer di kalangan anak muda, seolah tak menyadari bahwa kebiasaannya tersebut bisa berisiko sangat berbahaya pada tubuh mereka.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Sehat News
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas