Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Ini Dia Penyakit Khas di Musim Hujan

Diprediksi cuaca seperti ini akan terjadi hingga puncaknya bulan Januari 2013

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM--Hujan sudah mulai turun saban hari. Diprediksi cuaca seperti ini akan terjadi hingga puncaknya bulan Januari 2013. Biasanya, bersamaan dengan datangnya hujan diikuti pula dengan kehadiran penyakit yang kerap terjadi pada musim hujan.

Khususnya di wilayah yang kerap terkena banjir. Penyakit macam diare, scabies (penyakit kulit), dan leptospirosis (penyakit yang diakibatkan air kencing tikus), sudah mengintai.

Menurut dokter spesialis anak RS Melinda, dr Tety Yuniaty SpA (K), penyakit yang harus diwaspadai saat musim hujan adalah batuk, pilek, dan diare. Penyakit ini paling banyak dialami, baik orang dewasa maupun terutama anak-anak.

Semua penyakit ini bisa diatasi, tapi bila dibiarkan seperti batuk dan pilek yang berlarut-larut, akan menyebabkan radang paru- paru. Diare pun, jika tidak segera diatasi, bisa menyebabkan dehidrasi.

"Radang paru ini merupakan komplikasi dari batuk pilek tadi. Jadi, begitu diketahui anak atau anggota keluarga mengalami penyakit ini, segera atasi, jangan dibiarkan," kata dr Tety pada acara diskusi tentang Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) di RS Melinda, Jalan Padjajaran, Selasa (20/11).

Selain penyakit-penyakit tersebut, kata Tety, penyakit lain yang perlu diwaspadai adalah penyakit yang kerap menyertai warga yang wilayahnya tergenang banjir, yakni penyakit scabies dan leptospirosis.

Scabies adalah penyakit gatal-gatal pada kulit yang dikarenakan tungau dengan gejala rasa gatal yang sering menjadi parah bila tidak segera diobati. Pencegahannya dengan mengobati kulit yang gatal dan mencuci barang-barang yang diperkirakan menjadi tempat berkembangnya tungau atau hewan kecil penyebab scabies.

Rekomendasi Untuk Anda

Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan kencing tikus. Pada saat banjir, banyak air tergenang yang membawa segala macam kotoran hewan, termasuk kencing tikus.

Gejalanya, ujar Tety, penderita akan mengalami suhu badan panas selama 2-10 hari, menggigil, sakit kepala, dan otot pada betis serta mata tampak merah atau kekuning-kuningan.

Penyakit ini juga harus segera diatasi karena bisa mengakibatkan komplikasi ke organ lain, seperti hati, jantung, bahkan ginjal. "Cara pencegahan kedua penyakit ini, biasakan cuci tangan dan kaki setelah beraktivitas di luar atau terkena genangan air banjir," katanya. TRIBUN JABAR

Baca juga:


Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas