Kalau Masih Pagi Berjemurnya Bisa 25 Menit
Gaya hidup yang kurang terpapar sinar matahari dapat mengakibatkan defisiensi Vitamin D dengan gejala gelisah, sulit tidur, dan risiko osteoporosis.
Editor:
Anita K Wardhani
TRIBUNNEWS.COM -Gaya hidup yang kurang terpapar sinar matahari dapat mengakibatkan defisiensi Vitamin D dengan gejala gelisah, sulit tidur, dan risiko rapuh tulang (osteoporosis). Meski, seharusnya suplementasi vitamin D tidak diperlukan, karena selain diproduksi oleh tubuh dan diaktifkan oleh sinar matahari karena meningkatkan konsentrasi 25(OH)D, vitamin ini juga bisa didapatkan dari makanan.
Penelitian terbaru telah menemukan adanya hubungan antara defisiensi vitamin D dengan terjadinya Diabetes Melitus. Lantas bagaimana cara mendapatkan vitamin D yang mudah dan murah, caranya adalah dengan berjemur ria ditengah cahaya matahari.
Pertanyaannya sekarang adalah kapan atau jam berapa waktu terbaik dan berapa lamanya. Ternyata dari hasil penelitian diperoleh bahwa waktu yang tepat adalah pukul 11.00 - 13.00.
Jika dilakukan diluar waktu tersebut untuk mendapatkan hasil yang sama harus memerlukan waktu yang lebih panjang. "Sebagai perbandingan jika dilakukan pada waktu optimal jam 11.00 - 13.00 cukup berjemur 7.5 menit diluar jam tersebut diperlukan waktu 25 menit.=," tulis Pramono dalam tulisannya yang dikutip Tribunnews.com dari grup Gerakan Sadar Gizi.
- Si Sabun Pembunuh Kuman dengan Kemasan Inovatif dan Fashionable
- Kadar Gula Darah Bisa Ganggu Konsentrasi Mengemudi
- Metilon yang Dikonsumsi Raffi Ahmad Bahayakan Jantung
- Masuk Angin Mengganggu Aktivitas Anda? Makan Udon Saja!