Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Jangan Biarkan Anak Mengalami Dehidrasi

Anak-anak lebih rentan dehidrasi dibandingkan orang dewasa karena aktivitas anak yang lebih tinggi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anak-anak lebih rentan dehidrasi dibandingkan orang dewasa karena aktivitas anak yang lebih tinggi. Apalagi cuaca kemarau akan menambah buruk tingkat dehidrasi.

Menurut Prod Dr Ir Hardinsyah, satu diantara dua anak pra remaja Indonesia mengalami dehidrasi ringan.

"Penelitian kami menyatakan sebagian besar sampel tidak minum dengan cukup dengan alasan tidak mengetahui pentingnya minum (hidrasi) bagi kesehatan tubuh," katanya saat media launching Milkuat Freshy di Sea World, Sabtu (27/4/2913).

Dehidrasi merupakan proses kehilangan cairan dari dalam tubuh masih dipandang sebagai problem ringan diluar persoalan kesehatan dan tumbuh kembang anak. Padahal jika dibiarkan, dehidrasi atau cairan kurang 1 persen saja akan menyebabkan kepala mulai pusing dan timbulkan rasa haus.

 Jika kurang cairan 2 persen bisa sebabkan stamina berkurang, lemas, aktivitas tidak kuat, dan konsentrasi berkurang.

"Otak sebagian besar terdiri dari air. Jika tubuh kekurangan cairan, otak juga kekurangan cairan yang akan menyebabkan berkurangnya konsentrasi, bahkan jika terus berlanjut akan menyebabkan pingsan," ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi ini ditambah adanya kebiasaan jajan atau membawa bekal makanan tapi tidak minum. sehingga kebiasaan itu harus dihilangkan untuk menghindari dehidrasi.

Rekomendasi Untuk Anda

Salah satu tanda dehidrasi juga bisa dilihat dari warna urin. Semakin pekat warna kuning, berarti sudah mengalami dehidrasi. (Lis)

Sumber: Warta Kota
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas