Baru Memindahkan Baju Bekas, Tangan Sudah Gatal
Direktur Jenderal Standarisasi dan Perlindungan Konsumen Widodo mengungkapkan bahaya baju bekas untuk masyarakat.
Penulis:
Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor:
Hendra Gunawan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Jenderal Standarisasi dan Perlindungan Konsumen Widodo mengungkapkan bahaya baju bekas untuk masyarakat. Widodo mengaku pada saat memindahkan baju bekas di Pasar Senen, tangannya sudah gatal.
"Saya memisahkan di lab kami tangan sudah gatal, baru memisahkan saja," ujar Widodo di kantor Kementerian Perdagangan, Sabtu (31/1/2015).
Widodo memaparkan bahwa Kementerian Perdagangan sudah menguji coba 25 sampel pakaian bekas dari Pasar Senen. 25 baju bekas itu sudah dipisahkan menjadi 5 kelompok dan diuji coba di laboratorium selama 1 bulan.
"Kita mengambil sampel 25 pakaian bekas di sekitar Senen, pakaian anak-anaka, laki-laki dewasa, dan perempuan dewasa," kata Widodo.
Widodo memaparkan bahwa pihak yang paling dirugikan dari baju bekas adalah konsumen. Karena hal itu Kementerian Perdagangan menghimbau agar masyarakat tidak membeli baju bekas lagi.
"Ini merugikan konsumen, martabat bangsa, tidak terjaga dengan baik," ungkap Widodo.