Pasutri Perancis Jalani Program Bayi Tabung di RSUP Dr Sardjito
Rumah Sakit Dr Sardjito saat ini satu-satunya rumah sakit pemerintah yang masih melakukan pelayanan bayi tabung.
Penulis:
Eko Sutriyanto
Editor:
Dewi Agustina
“Kalau untuk obat saja sekitar 60 persen. Sisanya untuk peralatan,” kata Samsul kepada Surya.co.id(Tribunnews.com Network), Minggu (11/1/2015).
Makanya Samsul tidak dapat memastikan jumlah pasti biaya yang dibutuhkan untuk program bayi tabung.
Besarnya dana ini belum menjamin program bayi tabung berhasil.
Dalam beberapa kasus, pasutri tetap tidak bisa mendapat buah hati melalui program ini. Menurutnya, faktor keberhasilan tergantung usia pasien.
Pasien yang berusia antara 20-35 tahun tingkat keberhasilannya mencapai 45 persen.
Tapi usia subur juga belum menjamin program ini berhasil.
Bila sel telur tidak bisa bertemu dengan sperma, dipastikan pasutri harus mengulang program ini.
Biasanya pasien hanya sekali datang ke dokter untuk menjalani program ini.
“Alasannya, mahal. 90 persen pasien tidak kembali lagi,” tambahnya.(Eko Sutriyanto)