Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Asal-asalan Pijat Injak Punggung Sebabkan Tulang Bergeser

Injak punggung yang seharusnya dilakukan oleh ahlinya, menjadi bisa dilakukan oleh siapa saja.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Asal-asalan Pijat Injak Punggung Sebabkan Tulang Bergeser
net

TRIBUNNEWS.COM - Injak punggung merupakan salah satu gerakan terapi pijat Shiatsu dari Jepang. Belakangan, injak punggung menjadi hal yang biasa dilakukan sejumlah masyarakat di Indonesia untuk mengatasi pegal-pegal.

Injak punggung yang seharusnya dilakukan oleh ahlinya, menjadi bisa dilakukan oleh siapa saja. Padahal, injak punggung tidak bisa sembarangan dilakukan.

Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi (SpKFR) Arif Soemarjono mengungkapkan, asal-asalan pijat injak punggung bisa menyebabkan tulang punggung bergeser.

"Saya ada pasien selama 15 tahun diinjekin anaknya. Anaknya memiliki berat badan 50 kilogram dan bapaknya 65 kilogram. Puluhan tahun enggak masalah. Tapi tiba-tiba, suatu saat tulangnya bergeser," ujar Arif dalam diskusi di Jakarta, Selasa (9/6/2015).

Menurut Arif, terapi Shiatsu menggunakan teknik, sehingga tak semua orang bisa melakukannya. Arif pun tak menyarankan dilakukan asal injak punggung jika mengalami pegal-pegal. Apalagi, meminta tolong anak kecil untuk menginjak punggung.

Lakukan saja pijat dengan tangan seperti biasa jika hanya untuk mengatasi pegal di badan. "Tapi jangan pijat tengahnya atau pas di tulang belakang. Pinggir-pinggirnya saja," ungkap ahli Rehabilitasi Muskuloskeletal dari Klinik Flex Free ini.

Namun, menurut Arif tak semua kasus bisa diatasi dengan cara dipijat atau diurut, seperti nyeri sendi, cedera, atau patah tulang. Arif mengatakan, kasus seperti itu seharusnya diperiksakan ke dokter untuk mengetahui pasti bagian tubuh atau persendian yang bermasalah.

Rekomendasi Untuk Anda

"Urut dasarnya adalah pengalaman. Diurut karena pegal-pegal boleh. Diurut menggunakan alat enggak boleh," kata Arif.

Sumber: Kompas.com
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas