Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Dulu Nila Moeloek Heran di Balitbang Kemenkes Banyak Majalah Umum

"Sempat heran mengapa justru banyak majalah umumnya. Buku-buku ilmiahnya justru kurang banyak saat itu," kata Nila Moeloek.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Mohamad Yoenus
zoom-in Dulu Nila Moeloek Heran di Balitbang Kemenkes Banyak Majalah Umum
YouTube
Menkes Nila F Moeloek 

Laporan Wartawan Tribunnews, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jauh sebelum menjadi Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek rupanya menjadi salah satu orang yang pernah mendatangi Badan Litbang Kementerian Kesehatan.

Tapi rupanya, ia merasa aneh di kantor itu, karena di sana yang ditemukan justru banyak majalah-majalah umum yang tidak ada kaitannya langsung dengan kesehatan.

Pengalaman itu disampaikan Nila saat meresmikan Galeri Riset Kesehatan di kantor Badan Litbangkes Kemenkes di Jalan Percetakan Negara Jakarta Pusat, Jumat (18/9/2015),

"Sempat heran mengapa justru banyak majalah umumnya. Buku-buku ilmiahnya justru kurang banyak saat itu," kata Nila Moeloek.

Ia pun mengapreasi langkah yang dilakukan Tjandra Yoga Aditama yang menjabat Kepala Badan Litbangkes Kemenkes menghadirkan Galeri Riset ini.

"Jadi hasil penelitian dan pengembangan kesehatan tidak hanya dinikmati kalangan tertentu saja tapi juga masyarakat umum yang membutuhkan," kata Nila.

Rekomendasi Untuk Anda

Tidak hanya itu, galeri ini diharapkan mengairahkan calon peneliti dan peneliti muda meningkatkan inovasi, kreativitas dan kompetensi.

"Yang lebih penting bagaimana hasil riset kesehatan bisa dikembangkan dan dimanfaatkan oleh pengguna terutama pemegang program," tuturnya.

Ia pun meminta pengelolaan galeri dilakukan secara profesional, berkualitas, layanan yang ramah, informatif sehingga mudah dimengerti dan digunakan.

"Galeri ini bisa menjadi jembatan komunikasi dan kolaborasi peneliti Kemenkes, institusi pendidikan, lembaga riset kesehatan dan pemerintah daerah," katanya. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas