Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Hingga Bulan September 2015, di Jakarta Utara Ditemukan 316 Penderita HIV/AIDS

Pelabuhan Tanjung Priok dan sekitarnya rawan penyebaran HIV/AIDS karena jadi singgahan orang asing karena banyaknya kapal dari luar negeri

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Hingga Bulan September 2015, di Jakarta Utara Ditemukan 316 Penderita HIV/AIDS
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petuugas menunjukkan hasil tes HIV/AIDS pada acara peringatan hari AIDS Sedunia di Taman Suropati, Menteng, Jakarta, Minggu (29/11/2015). Peringatan Hari AIDS Sedunia yang diselenggarakan oleh Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi DKI Jakarta dilakukan untuk menekan penularan HIV/AIDS di Ibukota. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hingga bulan September 2015 lalu, di Jakarta Utara ditemukan 316 kasus HIV/AIDS.

Tahun 2014 ditemukan penderita HIV/AIDS sebanyak 645 kasus dan tahun 2013 jumlah penderita HIV/AIDS di Jakarta Utara sebanyak 846 kasus.

"Kasus HIV/AIDS ini seperti gunung es, jumlahnya jauh lebih besar," kata Direktur Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI, dr. Lily S Wahyuningrum, MM di sela-sela pelayanan pemeriksaan HIV/AIDS (VCT) secara cuma - cuma di pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (3/12/2015).

Angka diketahui dari pemeriksaan dan masih banyak yang tidak mau diperiksa

Salah satu wilayah yang rawan HIV/AIDS adalah kawasan pelabuhan Tanjung Priok.

"Pelabuhan ini menjadi tempat berkumpulnya banyak orang dari seluruh penjuru negeri dengan berbagai aktifitas dan keperluan," katanya.

Selain itu, juga merupakan tempat singgahnya orang asing karena banyaknya kapal dari luar negeri yang singgah di Pelabuhan Tanjung Priok.

Rekomendasi Untuk Anda

"Keadaan ini merupakan salah satu Faktor Risiko terjadinya penularan HIV/AIDS, selain faktor pemahaman informasi dan tingkat pendidikan seseorang tentang Penularan HIV/AIDS," tuturnya.

Benget Saragih dari Pokja HIV Pelabuhan Tanjung Priok mengatakan, pihaknya tahun lalu sempat menemukan adanya tiga orang yang berada di lingkungan pelabuhan diketahui mengidap HIV/AIDS.

"Maka dari fakta itu, kita mengadakan pelayanan pemeriksaan HIV/AIDS (VCT) secara cuma - cuma di pelabuhan Tanjung Priok ini," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas