Tahun 2015 Lalu, Sebanyak 415 Juta Orang Dewasa Menderita Diabetes
Makin banyaknya anak-anak atau remaja yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas akibat pola diet tidak seimbang dan kurangnya aktivitas fisik
Editor:
Eko Sutriyanto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setidaknya 415 juta orang dewasa di dunia menderita diabetes pada 2015 lalu dan paling besar kasus merupakan diabetes tipe II.
Angka ini diperkirakan akan terus bertambah hingga 642 juta atau sekitar 1 dari 10 orang dewasa mengidap diabetes pada 2040.
"Dalam beberapa tahun terakhir kejadian diabetes tipe II telah meningkat secara dramatis di kalangan anak-anak dan remaja," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr. H. Mohamad Subuh, MPPM di Jakarta, Kamis (18/11/2016).
Kenaikan kejadian ini berkaitan makin banyaknya anak-anak atau remaja yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas akibat pola diet tidak seimbang dan kurangnya aktivitas fisik.
"Ini diperparah kemajuan teknologi serta tersedianya berbagai fasilitas yang menjadikan anak malas bergerak," katanya.
Diabetes adalah salah satu penyakit yang harus harus diwaspadai, karena dapat mengurangi kualitas hidup bahkan menyebabkan kematian.
Berikut adalah faktor-faktor risiko yang dapat memicu timbulnya penyakit diabetes:
- Riwayat keluarga. Jika seseorang memiliki orang tua atau saudara kandung dengan diabetes tipe II maka
peluangnya untuk mengidap diabetes tipe II menjadi lebih besar.
- Usia. Risiko diabetes tipe II meningkat seiring bertambahnya usia, terutama setelah berumur 40 tahun.
Hal ini berhubungan dengan aktifitas yang menurun serta kehilangan massa otot dan berat badan.
- Orang-orang dari latar belakang ras tertentu ditemukan memiliki risiko lebih tinggi terhadap diabetes.
- Kegemukan dan obesitas. Peningkatan prevalensi berat badan berlebih dan obesitas selalu berbanding lurus
dengan prevalensi diabetes. Semakin banyak jaringan lemak yang dimiliki seseorang, maka semakin besar pula resistensi sel terhadap insulin.
- Aktifitas fisik yang kurang memadai dan diet tidak sehat seperti mengonsumsi makanan dan minuman kaya kalori, lemak jenuh dan gula, serta rendah serat.
- Diabetes gestational yaitu perempuan yang mengalami diabetes selama kehamilan memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe II.
- Memiliki tekanan darah tinggi atau tingkat lipid yang tinggi.