Tribun Kesehatan

Benarkah Susu Meningkatkan Kesehatan Tulang? Hasil Penelitiannya di Swedia Mengejutkan

Negara-negara dengan tingkat osteoporosis tertinggi, seperti Amerika Serikat dan negara-negara di Uni Eropa, adalah konsumen susu global terbesar.

Editor: Malvyandie Haryadi
Benarkah Susu Meningkatkan Kesehatan Tulang? Hasil Penelitiannya di Swedia Mengejutkan
net
Ilustrasi 

Untuk para pria, peneliti menemukan hasil yang sama bahkan dengan asosiasi yang lebih jelas antara konsumsi susu tingkat tinggi dengan risiko kematian yang lebih tinggi.

"Hasil penelitian kami mungkin mempertanyakan validitas rekomendasi yang mengatakan bahwa konsumsi susu dalam jumlah banyak dapat mencegah patah tulang," kata penulis studi tersebut dalam siaran persnya.

" Hasil penelitian ini harus ditafsirkan dengan hati-hati mengingat desain observasional penelitian kami."

Namun, ada sedikit harapan bagi pecinta susu. Peneliti juga menemukan, asupan produk susu fermentasi dengan kadar laktosa rendah, seperti keju dan yoghurt, dapat menurunkan risiko patah tulang dan kematian, terutama di kalangan kaum wanita.

Penelitian ini hanya menunjukkan pola hubungan antara konsumsi susu dan peningkatan konsekuensi kesehatan. Karena itu, penelitian lebih lanjut tetap diperlukan.

"Ketika konsumsi susu meningkat secara global seiring dengan pembangunan ekonomi dan peningkatan konsumsi makanan sumber hewani, peran susu dan angka kematian perlu dibangun secara definitif sekarang juga," kata pemimpin penelitian, Karl Michaëlsson.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas