Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Dokter RS Permata Hijau: Hipertensi Setnov Makin Parah Pasca Laka Semalam

"Concern kami, tensinya membahayakan, jadi perlu saya kendalikan. Ada kecelakaan kebetulan itu menambahkan saja

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Dokter RS Permata Hijau: Hipertensi Setnov Makin Parah Pasca Laka Semalam
KONTAN
Bimanesh Sutarjo, dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bimanesh Sutarjo, dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau yang menangani tersangka kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto, menjelaskan kondisi kesehatan ketua DPR RI tersebut yang sebelumnya memiliki hipertensi, semakin parah gara-gara kejadian kecelakaan semalam.

"Concern kami, tensinya membahayakan, jadi perlu saya kendalikan. Ada kecelakaan kebetulan itu menambahkan saja," kata Bimanesh, Jumat (17/11/2017).

Namun, Bimanesh enggan merinci kondisi medis yang dialami karena hal itu bertentangan dengan kode etik dokter. Yang jelas, selama ini Novanto memang menderita hipertensi.

Baca: Setya Novanto Dievakuasi Ajudannya Pakai Jasa Tukang Ojek

Baca: Aneka Kejanggalan Drama Kecelakaan Mobil Fortuner Setya Novanto di Mata Netizen

"Kalau mengenai diagnosis penyakit, saya enggak bisa jelaskan rinci. Sumpah jabatan saya tidak boleh. Dilihat secara fisik dari luar, memang kemarin kita menyaksikan ada cedera kepala," kata Bimanesh.

Sementara, pihak KPK pagi tadi telah berkoordinasi dengan tim dokter di RS Media Permata Hijau.

Rekomendasi Untuk Anda

"Tim sudah dapat menemui dan berkoordinasi dengan dokter yang menangani SN (Novanto) pagi ini sekitar pukul 06.30," kata Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah.

Febri menambahkan proses pengecekan dilakukan bersama beberapa dokter, yaitu dokter jaga yg menangani di awal, dokter syaraf dan dokter jantung.

Reporter: Teodosius Domina 

Sumber: Kontan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas