Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Unik! Bayi yang Lulus Imunisasi di Gorontalo Ikuti Prosesi Wisuda

Kabupaten Gorontalo memiliki cara unik untuk memenuhi cakupan imunisasi di wilayahnya. Setiap bayi yang telah diimunisasi dasar akan diwisuda.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ria anatasia
zoom-in Unik! Bayi yang Lulus Imunisasi di Gorontalo Ikuti Prosesi Wisuda
TRIBUNNEWS.COM/RIA ANASTASIA
Kabupaten Gorontalo memiliki cara unik untuk memenuhi cakupan imunisasi di wilayahnya. Setiap bayi yang telah diimunisasi dasar akan diwisuda. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, GORONTALO - Kabupaten Gorontalo memiliki cara unik untuk memenuhi cakupan imunisasi di wilayahnya. Setiap bayi yang telah diimunisasi dasar akan diwisuda.

Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mendatangi desa Iloponu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Selasa (18/6/2018) untuk terlibat langsung dalam program tersebut.

Ia mewisuda 50 bayi berusia di bawah dua tahun (batuta) yang telah imunisasi dasar secara lengkap.

Dalam prosesi wisuda tersebut, bayi-bayi yang mengenakan toga hitam dihiasi warna biru dan oranye sudah berbaris rapi di atas karpet merah.

Mereka digendong orangtuanya menuju Menkes Nila untuk mendapatkan sertifikat yang menyatakan mereka telah lulus imunisasi.

Baca: Bahaya Campak dan Rubella, Bisa Buta dan Tuli, Menkes Ingatkan Pentingnya Imunisasi

"Saya kira ini sangat bagus, ya, untuk memotivasi orangtua anaknya nanti tumbuh sehat, cerdas dan bisa sarjana," kata Menkes Nila.

Rekomendasi Untuk Anda

Imunisasi dasar lengkap mencakup pemberian imunisasi Hepatitis B (HB-0) saat bayi berusia kurang dari 24 jam; BCG dan Polio pada usia satu bulan imunisasi DPT-HB-Hib 1 dan Polio pada usia dua bulan.

Kemudian, DPT-HB-Hib 2 dan Polio 3 pada usia tiga bulan; DPT-HB-Hib 3, Polio 4 dan IPV atau Polio suntik pada usia empat bulan; serta Campak atau MR pada usia sembilan bulan.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingi mengatakan, program ini membantu meningkatkan cakupan imunisasi di daerah dari titik awal 70 persen menjadi 93 persen.

Progran wisuda bayi ini, kata Nelson, memotivasi orang tua agar mengantar anaknya untuk mendapat imunisasi secara lengkap.

"Anaknya masih usia dini, tapi sudah pakai baju wisuda. Itu luar biasa bagi orangtua," ungkapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas