Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penganiayaan Siswi di Pontianak

Audrey Dikeroyok, Ini Penjelasan Medis Mengapa Remaja Emosional dan Butuh Peran Orangtua

Tiga pelakunya pengeroyokan Audrey resmi ditetapkan sebagai tersangka, Rabu (10/4/2019). Mereka siswi SMA di Pontianak, F (17), T (17) dan C (17).

Audrey Dikeroyok, Ini Penjelasan Medis Mengapa Remaja Emosional dan Butuh Peran Orangtua
Kolase Instagram.com/@hannytummee
Kasus #JusticeForAudrey : 5 Fakta yang Tersingkap, dari Hasil Visum Tak Ada Luka Sampai Masalah Utang Almarhumah Ibu 

Sistem limbik di dalam otak manusia memiliki bagian yang disebut amigdala.

Amiglada inilah yang mengakibatkan remaja cenderung suka gosip, senang menyebarkan kabar buruk dan rumor.

Ketika remaja semakin bertambah usia (awal 20-an), pengembangan memperluas jalur komunikasi cepat ke sistem limbik, dan berfungsi sebagai 'rem' atau penghambat gosip yang berlebihan.

Singkatnya, remaja sangat emosional karena amigdala hiperaktif yang menghasilkan banyak alarm palsu.

Dan, koneksi lambat yang tidak efisien antara bagian otak yang lebih rasional dengan amigdala emosional.

Yaitu, sistem penghambatan yang salah dan rem longgar saja.

Otak remaja memang tengah mengalami renovasi besar-besaran.

Sehingga itu menjadi tugas orang tua atau pendidik untuk menjadi penasihat terbaik bagi remaja guna mendorong pertumbuhan otak yang lebih sehat.

Berita ini sebelumnya sudah tayang di Intisari Online dengan judul "Kasus Penganiayaan Audrey: Kenapa Remaja Cenderung Begitu Emosional?

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Willem Jonata
Sumber: Intisari
  Loading comments...

Berita Terkait :#Penganiayaan Siswi di Pontianak

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas