Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Mus Mulyadi Meninggal Dunia

Mus Mulyadi Meninggal Dunia karena Komplikasi Diabetes Hingga Alami Kebutaan, Ini Penjelasan Dokter

Mus Mulyadi, penyanyi keroncon legendaris itu, diberitakan meninggal dunia, Kamis (11/4/2019).

Mus Mulyadi Meninggal Dunia karena Komplikasi Diabetes Hingga Alami Kebutaan, Ini Penjelasan Dokter
Kolase Wartakotalive.com, Instagram @erick_mus
Penyanyi Keroncong Mus Mulyadi Wafat, Pernah 2 Minggu Naik Kapal Kayu, Sang Anak: Penuh Semangat 

"Kalau sudah parah akan muncul gejala penurunan pengelihatan, sampai pada kondisi buta mendadak. Jadi kalau sudah ada kelainan di mata, diabetesnya sudah parah," katanya.

Ari mengatakan, untuk mengurangi risiko kebutaan akibat RD, masyarakat harus fokus dan peduli untuk melakukan upaya deteksi dini.

Penyanyi senior Mus Mulyadi
Penyanyi senior Mus Mulyadi ((KOMPAS/IWAN SETIYAWAN ))

Misalnya, mengendalikan kadar gula darah, kendalikan tekanan darah, periksa mata dan diabetes secara berkala.

Jika seseorang sudah mengalami kerusakan pada pembuluh darah di retina, maka tidak ada harapan untuk dapat melihat normal seperti sedia kala.

"Disarankan, jangan hanya mengontrol gula saja, tapi organ-organ yang umumnya terlibat harus dicek, salah satunya mata. Diharapkan dengan sosialisasi ini ada awareness dari masyarakat untuk memeriksakan matanya," jelasnya.

Baca: Ibu Menyusui Suka Minum Kopi, Adakah Pengaruh Berbahaya Pada Bayinya?

Selain retinopati diabetik, diabetes juga bisa menyebabkan penyakit mata lain seperti katarak dan glaukoma.

Namun kabar baiknya, mereka yang sudah terlanjur terkena retinopati diabetik bisa dibantu dengan tatalaksana laser.

TRIBUTE TO MUS MULYADI - Konser musik keroncong Tribute To Mus Mulyadi berlangsung sukses dan meriah, Minggu (5/12) di Hotel Sahid, Jakarta Pusat. Mus Mulyadi merupakan legenda hidup musik keroncong yang multi talenta, yang dimiliki oleh Indonesia. Karya-karyanya banyak menghiasi dunia industri musik Indonesia dan menjadi koleksi para penggemarnya yang ada di dalam dan luar negeri. WARTA KOTA/Nur Ichsan
TRIBUTE TO MUS MULYADI - Konser musik keroncong Tribute To Mus Mulyadi berlangsung sukses dan meriah, Minggu (5/12) di Hotel Sahid, Jakarta Pusat. Mus Mulyadi merupakan legenda hidup musik keroncong yang multi talenta, yang dimiliki oleh Indonesia. Karya-karyanya banyak menghiasi dunia industri musik Indonesia dan menjadi koleksi para penggemarnya yang ada di dalam dan luar negeri. WARTA KOTA/Nur Ichsan (nur ichsan/warta kota/nur ichsan)

Perlu diingat, laser bukan untuk menyembuhkan tetapi untuk mencegah supaya tidak timbul keparahan yang lebih jauh.

Untuk melakukan tindakan laser, kata Ari, harus memperhitungkan beberapa indikasi misalnya, jika terjadi pembengkakan retina dan kerusakan pada bagian pusat retina yang memungkinkan mata melihat detil-detil halus.

TRIBUTE TO MUS MULYADI - Konser musik keroncong Tribute To Mus Mulyadi berlangsung sukses dan meriah, Minggu (5/12) di Hotel Sahid, Jakarta Pusat. Mus Mulyadi merupakan legenda hidup musik keroncong yang multi talenta, yang dimiliki oleh Indonesia. Karya-karyanya banyak menghiasi dunia industri musik Indonesia dan menjadi koleksi para penggemarnya yang ada di dalam dan luar negeri. WARTA KOTA/Nur Ichsan
TRIBUTE TO MUS MULYADI - Konser musik keroncong Tribute To Mus Mulyadi berlangsung sukses dan meriah, Minggu (5/12) di Hotel Sahid, Jakarta Pusat. Mus Mulyadi merupakan legenda hidup musik keroncong yang multi talenta, yang dimiliki oleh Indonesia. Karya-karyanya banyak menghiasi dunia industri musik Indonesia dan menjadi koleksi para penggemarnya yang ada di dalam dan luar negeri. WARTA KOTA/Nur Ichsan (nur ichsan/warta kota/nur ichsan)

"Tatalaksana laser hanya membantu menstabilkan perubahan retina mata yang disebabkan diabetes. Tatalaksana laser tidak dapat meningkatkan tingkat pengelihatan, tapi dapat mencegah tingkat keparahan," tandasnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan sekitar 4,8 persen dari 37 juta manusia bisa menjadi buta diakibatkan oleh retinopati diabetik.

Angka tersebut diperkirakan akan terus meningkat dalam 20 tahun ke depan. (Asep Candra)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Berita Terkait :#Mus Mulyadi Meninggal Dunia

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas