Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ginjal Bisa Rusak karena Banyak Minum? Berapa Takaran yang Pas? Simak Kata Ahli Kesehatan

Memang benar, kebiasaan yang salah dalam meminum air putih bukannya menjaga ginjal tetap sehat, justru memperburuk fungsi ginjal.

Ginjal Bisa Rusak karena Banyak Minum? Berapa Takaran yang Pas? Simak Kata Ahli Kesehatan
Kompas.com
Ilustrasi minum air. 

Kerja ginjal, kata Aida, juga akan semakin berat karena harus menyaring cairan yang berlebih. Dikhawatirkan, glomerulus pada ginjal tidak kuat melakukan fungsi filtrasi.

Dampaknya bisa menimbulkan gangguan pada ginjal.

Baca: 5 Tanda Kerusakan Ginjal yang Sering Kita Abaikan, Salah Satunya Warna Urine

"Minum air putih bikin ginjal sehat. Tapi tidak sampai berliter-liter. Secukupnya saja, jangan banyak-banyak. Jangan juga kurang. Sesuai kebutuhan tubuh,” ujar Aida.

Berikut dampak terlalu banyak minum air menurut Aida;

- Pembengkakan otak. Kelebihan air akan masuk ke otak, kemudian selaput otak mulai bengkak. Ini situasi yang sangat berbahaya karena bisa disusul dengan pendarahan otak.

- Ketika otak dipenuhi kelebihan air, maka kita akan kejang dan pingsan.

- Jika pendarahan internal tidak segera ditangani, dapat menyebabkan keadaan koma dan bahkan kematian.

Oleh karena itu, untuk menghindari risiko kerusakan ginjal dan dampaknya, cukuplah minum air 2 - 2,5 liter dalam sehari. Segala sesuatu yang berlebihan tentunya tidak baik. (GridHEALTH.id)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Grid.ID
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas