Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Di Indonesia Penyakit Jantung Dipicu Gaya Hidup, Bukan Faktor Genetik

Kemajuan teknologi yang membuat semua serba mudah, membuat kita kurang dalam bergerak, kurang olah raga, stress

Di Indonesia Penyakit Jantung Dipicu Gaya Hidup, Bukan Faktor Genetik
ist
Narasumber Media Talkshow dengan topik Gaya Hidup dan Penyakit Jantung 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setidaknya 15 dari 1000 orang atau sekitar 2,8 juta individu di Indonesia menderita penyakit jantung.

Mengutip Sample Registration System (SRS) 2014, penyakit jantung menduduki peringkat kedua tertinggi setelah stroke untuk tingkat kematian terbanyak di Indonesia.

Prof Dr dr Idrus Alwi SpPD, KKV, FACC, FESC Dokter Spesialis Kardiovaskular dari Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (RS MMC), mengatakan meningkatnya penderita penyakit jantung di Indonesia, tidak lepas dari perubahan gaya hidup masyarakat.

"Kemajuan teknologi yang membuat semua serba mudah, membuat kita kurang dalam bergerak, kurang olah raga, stress, belum lagi kebiasaan merokok dan minuman alkohol," katanya saat temu media di Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Di RS MMC, kata dia dari keseluruhan pasien penyakit jantung, sebagian besar adalah pasien yang menderita penyakit jantung dikarenakan gaya hidup, bukan karena genetic.

Baca: Kisah Pilu Remaja Sakit Jantung dan Putus Sekolah Demi Rawat 6 Adiknya, Ibu dan Ayah Telah Tiada

Senada, Dr. Sonia Wibisono, seorang Dokter, Sosialita serta pengamat Gaya Hidup masyarakat metropolitan mengatakan, kehidupan masyarakat metropolitan sangat rawan untuk terkena penyakit jantung.

Selain kurang berolah raga, faktor yang sangat berperan adalah stress serta pola makan.

Masyarakat kota metropolitan seperti Jakarta, stress terjebak kemacetan adalah hal yang dihadapi sehari-hari.

"Belum lagi kebiasaan makan yang kurang sehat / junk food karena masalah kepraktisan," kata Sonia.

Peningkatan penderita penyakit jantung yang dikarenakan gaya hidup ini sebenarnya bisa dilakukan pencegahan.

Baca: Irish Bella Hipertensi, Plasenta Lepas, Detak Jantung Bayi Kembarnya Terhenti, Ini Penjelasan Dokter

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas