Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pemanis Rendah Kalori Bisa Cegah Diabetes

Tropicana Slim konsisten mengajak keluarga Indonesia cegah diabetes sejak dini melalui cek gula darah secara berkala,

Pemanis Rendah Kalori Bisa Cegah Diabetes
Yanuar Riezqi Yovanda
Brand Manager Tropicana Slim Noviana Halim 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Semakin banyaknya pilihan makanan minuman manis kekinian saat ini menjadi godaan bagi masyarakat Indonesia, mulai dari jajanan sekolah anak-anak hingga orang dewasa.

Brand Manager Tropicana Slim Noviana Halim menyampaikan, Tropicana Slim konsisten mengajak keluarga Indonesia cegah diabetes sejak dini melalui cek gula darah secara berkala, aktif bergerak, menjaga pola makan serta edukasi batasi asupan gula.

"Sebagai brand yang selama lebih dari 40 tahun konsisten menginspirasi keluarga Indonesia hidup sehat melalui serangkaian produk sehat dan bercita rasa tinggi," ujarnya dalam acara #Hands4Diabetes di Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu (10/11/2019).

Baca: Tropicana Slim Ajak Keluarga Indonesia Cegah dan Lawan Diabetes

Baca: 4 Manfaat Almond Bagi Kesehatan Tubuh, Kurangi Jerawat hingga Mengobati Diabetes

Baca: Jangan Suka Begadang, Bisa Berpotensi Terkena Diabetes!

Baca: Senam Aerobik Ternyata Dapat Menurunkan Gula Darah

Sementara, Kepala Divisi Metabolik-Endokrin Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM dr. Dante Saksono menambahkan pemanis rendah kalori sebagai pengganti gula pasir sudah lazim dipakai sebagai alternatif penggganti gula dan sudah terbukti aman dikonsumsi dan sesuai standar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan.

"Inilah mengapa edukasi terkait diabetes sejak dini sangat penting di keluarga, baik kepada ayah, ibu, maupun anak. Tujuannya agar seluruh anggota keluarga Indonesia bisa sadar dan tahu cara yang tepat mencegah dan melawan diabetes," katanya.

Sementara jika tidak ditangani dengan baik, menurut World Health Organization, angka kejadian diabetes diprediksi akan melonjak hingga 21,3 juta jiwa pada 2040.

Selain itu, dukungan seluruh keluarga sangat diperlukan bagi anggota keluarga yang sudah menyandang diabetes, seperti mengantarkan berobat, mengingatkan untuk selalu minum obat dan menyediakan makanan sehat.

"Hal ini supaya kadar gula darah dapat terkontrol baik dan penderita diabetes dapat terhindar dari komplikasi-komplikasi yang mengancam nyawa maupun menurunkan kualitas hidup,” pungkas Dante.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Yanuar Nurcholis Majid
Editor: Sanusi
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas