Tribun Kesehatan

Ashraf Sinclair Meninggal

Benarkah Jantung Ashraf Sinclair Dipaksa Bekerja Lebih Kuat karena Program Pembentukan Otot?

Ashraf sering berbagi program penurunan lemak (fat loss) dan pembentukan otot hingga perutnya tampak lebih six pack. Inikah pemicu serangan

Editor: Anita K Wardhani
zoom-in Benarkah Jantung Ashraf Sinclair Dipaksa Bekerja Lebih Kuat karena Program Pembentukan Otot?
Instagram BCL, Daily Mail
Suami Bunga Citra Lestari (BCL), Ashraf Sinclair meninggal karena serangan jantung 

TRIBUNNEWS.COM - Meninggalnya suami Bunga Citra Lestari (BCL), Ashraf Sinclair Selasa pagi (18/2/2020) memang terkesan mengejutkan.

Ashraf Sinclair meninggal dunia di RS MMC Kuningan, Jakarta akibat serangan jantung.

Namun dibalik berita duka yang menyelimuti keluarga BCL ini, muncul opini-opini tentang program kesehatan yang tengah dijalan Ashraf Sinclair.

Jikalau melihat akun media sosialnya, Ashraf sering kali membagikan beberapa program penurunan lemak (fat loss) dan pembentukan otot hingga perutnya tampak lebih six pack.

Akibat hal tersebut banyak orang yang mengira bahwa program tersebut membuat kerja jantung Ashraf semakin berat.

Baca: Ashraf Sinclair Meninggal Sangat Cepat, Bunga Citra Lestari Tak Banyak Bicara,Cuma Bilang Masih Syok

Baca: Kepergian Ashraf Sinclair Disebut Bagus Banget, Usai Ngobrol, Ditinggal BCL Lalu Nafasnya Terhenti

Ashraf Sinclair dan pembentukan otot
Ashraf Sinclair dan pembentukan otot ()

Lantas benarkah hal tersebut terjadi?

Seperti terlihat di akun Instagram-nya, Ashraf menunjukkan bahwa dirinya sering kali melakukan perawatan yang disebut emsculpt.

Baca: Kata Kerabatnya Karen Pooroe Siapkan Mental Hadiri Proses Autopsi Sang Buah Hati

Baca: Saat Kabar Ashraf Sinclair Meninggal Masih Hangat, Adelia Istri Pasha Unggah Tulisan Soal Kematian

"Untuk pemanasan otot, jantungmu akan berdetak lebih cepat dan mengirim aliran darah ke jantung," ucap Ashraf dalam unggahannya tersebut.

Bahkan menurut Ashraf, alat tersebut bisa membakar kalori layaknya 20.000 sit up dalam 30 menit.

Hal inilah yang membuat banyak orang beranggapan bahwa alat tersebut merusak jantungnya.

Namun perlu diketahui, menurut Food and Drug Administration, emsculpt merupakan pengobatan tanpa risiko yang menjanjikan untuk membangun otot dan membantu meratakan perut.

Sedangkan dari laman Woman's Health, bagi orang yang sangat aktif, emsculpt memiliki kelemahan yaitu peningkatan risiko penyakit jantung.

Namun beberapa klinik kecantikan menyebut bahwa efek samping dari emsculpt tidak menyebabkan dampak yang berbahaya, seperti tidak akan meninggalkan memar, mati rasa atau kemerahan.

Entah benar atau tidak bahwa program pembentukan otot tersebut menjadi penyebab meninggalnya Ashraf Sinclair.

(GridHEALTH.id)

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas