Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Ramadan 2020

Puasa Bisa Bantu Cegah Penyakit Tidak Menular, Kanker Misalnya

Risiko penyakit tidak menular ini bisa ditekan 70 persen dengan menerapkan gaya hidup sehat. Satu di antaranya puasa.

Puasa Bisa Bantu Cegah Penyakit Tidak Menular, Kanker Misalnya
google.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Puasa termasuk satu di antara cara yang baik untuk mencegah penyakit tidak menular. Misalnya, sakit jantung, paru kronik, stroke, ginjal, hingga kanker.

Lantas bagaimana berpuasa bisa mencegah penyakit tidak menular?

Cut Putri Arianie, MH.Kes , Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular menjelaskan penyakit tidak menular bisa ditekan 70 persen dengan menerapkan gaya hidup sehat.

Gaya hidup sehat yang pertama adalah tidak merokok.

Baca: Gorengan Jadi Menu Favorit Buka Puasa, Bagaimana Meminimalisir Mudaratnya?

Baca: Makan Berlebihan Saat Buka Puasa dan Sahur Bisa Menurunkan Imunitas

Nah, saat puasa perokok pasti akan berhenti merokok dari saur hingga berbuka atau sekitar 14 jam.

Berhasil tidak merokok selama 14 jam menurut Cut Putri awal yang bagus untuk membiasakan tubuh tidak ketergantungan dengan nikotin.

Baca: Puasa Sehat di Bulan Ramadan, Ada 5 Hal yang Perlu Diperhatikan

“Jadi puasa itu latihan anda berhenti merokok, kalau sahur sampe buka bisa lalu dialnjut lagi dari buak sampe sahur tidak merokok maka 30 hari bisa membantu berhenti merokok,”kata Cut Putri saat webinar, Jumat (24/4/2020).

Kemudian tambahkan juga dengan niat untuk berhenti merokok karena percuma sekalipun minum obat untuk berhenti merokok kalau tidak ada niatnya.

“Perubahan perilaku tidak mungkin bergantung pada obat harus ada komitmen diri sedniri dalam keadan sehat,” kata Cut Putri.

Penyakit tidak menular juga bisa dicegah dengan pola makan yanh sehat dengan menghindari makanan yang tinggi gula, garam, dan berlebihan dan terapkan konsumsi gizi seimbang.

Hindari juga makanan yang makanan yang menggunakan pewarna, pemanis, perasa, dan pengawt.

Poin terakhir hindari seks bebas, stres, dan lakukan aktivitas fisik minimal 30 menit per hari.

Kalau sedang puasa olahraga sebaiknya dilakukan sebelum berbuka agar tubuh tidak dehidrasi.

“Kurang aktivitas fisik itu bisa jadi pemicu beragam penyakit dan obesitas,” pungkas Cut Putri.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
berita POPULER
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas