Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Berapa Porsi Karbohidrat yang Tepat Bagi Penderita Diabetes Saat Berbuka Puasa dan Sahur?

Karbohidrat yang tepat bagi penderita diabetes adalah karbohidrat yang kaya serat seperti buah dan sayuran misalnya dengan membuat jus buah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Berapa Porsi Karbohidrat yang Tepat Bagi Penderita Diabetes Saat Berbuka Puasa dan Sahur?
Shutterstock
Roti, salah satu sumber karbohidrat. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Karbohidrat bagi penderita diabetes memiliki porsi dan jenis yang berbeda saat dikonsumsi sahur maupun berbuka puasa.

Saat berbuka Dokter Spesialis Gizi Klinis, dr Ida Gunawan, MS, SpGK (K) menyebutkan karbohidrat sangat berfungsi untuk menaikkan kadar gula darah.

Sementara saat puasa selama 14 jam biasanya kadar gula dalam tubuh menurun karena tidak ada makanan atau minuman yang dikonsumsi.

"Saat buka puasa kita butuh makanan yang bisa dengan cepat menaikkan kadar gula darah yaitu karbohidrat," ungkap dr Ida saat live dengan diabetasol, Senin (18/5/2020).

Karbohidrat yang tepat bagi penderita diabetes adalah karbohidrat yang kaya serat seperti buah dan sayuran misalnya dengan membuat jus buah.

"Setelah berpuasa ya kita boleh membatalkan dulu atau bukanya dengan menggunakan jus buah seperti itu ya," tutur dr Ida.

Baca: TIKI Antisipasi Lonjakan Pengiriman Jelang Hari Raya Idul Fitri, Tetap Buka Saat Lebaran

Buah-buahan ditambah dengan sayur pada makanan utama juga memiliki antioksidan yang dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh.

Rekomendasi Untuk Anda

Kemudian setelah makanan pembuka barulah makan makanan utama dengan memenuhi gizi seimbang yang memiliki karbohidrat kompleks, ada protein, dan lemak.

Menu karbohidrat
Menu karbohidrat (ISTIMEWA)

Sedangkan untuk sahur karbohidrat yang dipilih adalah karbohdirat yang kandungan glikemiknya rendah supaya makanan lebih lama diserap tubuh dan membuat tidak cepat lapar.

"Supaya kenyangnya bisa bertahan lama kita pilih karbohidrat yang indeks glikemiknya rendah supaya makanan dilepaskannya pelan-pelan," ungkap dr Ida.

Untuk contoh makanan yang kadar glikemiknya rendah seperti beras merah, roti gandum, buah seperti apel, pisang, jeruk lalu sayuran seperti kangkung, brokoli dan tomat.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas